Timnas Inggris Puji Kapten Bulgaria Hentikan Aksi Rasis

Timnas Inggris Puji Aksi Kapten Bulgaria Hentikan Aksi Rasis

Gilabola.com – Timnas Inggris puji aksi kapten Bulgaria, Ivelin Popov, yang mencoba hentikan aksi rasial fans-nya kepada tim tamu dalam laga di Stadion Vasil Levski, Sofia, Selasa (15/10) dinihari WIB.

Bintang Timnas Bulgaria, Ivelin Popov, langsung mendekati tribun penonton dan memohon kepada para suporternya untuk menghentikan aksi rasial yang berpotensi membuat mereka diganjar sanksi, setelah the Three Lions menang telak 6-0 di laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 ini. Popov, 31 tahun, langsung berbicara kepada para supporternya dari balik pagar besi tribun di babak pertama.

Saat skuad Gareth Southgate sudah memimpin 4-0, aksi rasial para fans tuan rumah pun mulai terdengar, termasuk suara-suara yang menyerupai suara monyet, yang ditujukan kepada pemain debutan Tyrone Mings, lalu Raheem Sterling.

Southgate berusaha menyampaikan kondisi itu kepada ofisial pertandingan, yang mengaktifkan protokol Uefa untuk menghentikan pertandingan dan mengeluarkan peringatan lewat pengeras suara stadion kepada para suporter yang berulah.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Mings – bek tengah Timnas Inggris yang membela Aston Villa, tampil mengesankan dalam laga itu, awalnya memberi tahu pihak berwenang terkait hal-hal tak menyenangkan yang dialaminya dalam laga di Sofia tersebut. Pemain berusia 26 tahun itu sempat berpaling ke arah hakim garis dan bertanya, “Hei, apakah Anda dengar itu?”.

Skuad The Three Lions pun memuji aksi Popov. Ini di antaranya terlihat pada pujian yang diungkapkan Marcus Rashford dalam akun Twitter resminya. “Diberi tahu juga apa yang dilakukan kapten Bulgaria di babak pertama. Untuk menghampiri mereka sendiri dan lakukan hal yang benar, itu membutuhkan keberanian, dan tindakan seperti itu seharusnya tidak luput dari perhatian. #NoToRacism,” demikian ungkap Rashford dalam lama tersebut, seperti dilansir SunSport.

Terkait aksi tak terpuji para suporter Bulgaria, kapten Inggris Harry Kane juga telah berbicara kepada wasit asal Kroasia, Ivan Bebek, ketika pertandingan itu sempat dihentikan selama lima menit. Tapi tak lama, Southgate lalu memberi tahu pejabat Uefa bahwa pelecehan rasial terhadap para pemainnya itu terus ‘berlanjut’.

Announcer di stadion itupun sudah membujuk para suporter untuk menjaga sikap mereka, atau laga akan dihentikan. Peringatan itu sempat diulangi beberapa saat sebelum turun minum, bahkan sampai menyebabkan pertandingan dihentikan lagi selama dua menit.

Sekelompok orang yang berjumlah sekitar 50 suporter tuan rumah di salah satu tribun tampaknya menjadi penyebab dari masalah yang dialami Timnas Inggris di laga tersebut. Namun, mereka kemudian dikabarkan pergi meninggalkan stadion.

Pimpinan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA), Greg Clarke, membenarkan para fans yang berulah itu telah diperintahkan untuk meninggalkan stadion. Saat kejadian tak menyenangkan tersebut, salah satu tayangan di layar memperlihatkan salah seorang dari mereka membentangkan kaos bertuliskan ‘No Respect’. Sementara beberapa lainnya memperlihatkan gerakan tangan yang ofensif.