Timnas Inggris Terancam Batal Gelar Persahabatan Terkait Coronavirus

Timnas Inggris Terancam Batal Gelar Persahabatan Terkait Coronavirus

Gilabola.com – Timnas Inggris terancam batal menggelar dua laga persahabatan pada bulan depan akibat ancaman coronavirus.

Diungkapkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, otoritas sepakbola internasional itu bisa mengambil langkah untuk batalkan persahabatan internasional Inggris bulan depan karena ancaman coronavirus yang mulai merebak luas.

Meski demikian Infantino menegaskan, dunia sepakbola tidak boleh ‘panik’ atas penyebaran global virus pembunuh dan belum ada obatnya tersebut. Dia juga berharap, Piala Eropa 2020 pada musim panas mendatang tetap bisa digelar.

Diungkapkan SunSport, Infantino juga sempat ditanya apakah harus turun tangan untuk batalkan laga persahabatan pada Maret mendatang, termasuk pertandingan di Stadion Wembley antara Inggris melawan Italia dan Denmark. Infantino dengan tegas mengungkapkan, tidak akan mengecualikan apapun untuk saat ini, termasuk mengeluarkan larangan untuk membatalkan sementara rencana laga persahabatan tersebut.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

“Saya tidak akan mengecualikan apapun saat ini. Saya harap, kita tidak akan pernah harus lakukan pelarangan ini. Bagaimanapun juga, akan sulit untuk membuat larangan global, karena situasinya sangat berbeda di banyak belahan dunia,” ujar Infantino.

“Tapi kesehatan orang jauh lebih penting, daripada pertandingan sepakbola manapun. Itulah sebabnya, mengapa kita harus melihat situasinya, dan berharap semua ancaman ini akan berkurang dan tidak akan terus meningkat,” tegas Infantino terkait kemungkinan Timnas Inggris

“Saat ini, sepertinya wabah ini masih akan meningkat. Jika pertandingan harus ditunda, atau dimainkan tanpa penonton sampai selesai, maka kita harus melalui itu,” ujar Infantino.

Sementara itu, pihak Asosiasi Sepakbola (FA) sendiri masih berencana kedua pertandingan pemanasan Timnas Inggris jelang Piala Eropa 2020 tetap berlangsung sesuai jadwal. Meski demikian, pelaksanaannya tetap akan dipandu saran pemerintah setempat selama empat pekan ke depan.

Terkait hal ini Infantino mengatakan, sepakbola harus berhubungan dengan pemerintah dan ahli kesehatan dalam melaksanakan program mereka saat ini. “Kita harus melihatnya dengan serius. Kita tidak bisa meremehkan situasi dan mengatakan, ‘tidak ada apa-apanya selain kita tidak harus bereaksi secara berlebihan dan panik’,” tegas Infantino.

Sementara itu, pihak Serie A telah memerintahkan pertandingan akhir pekan ini di Italia untuk dimainkan secara tertutup. Belakangan muncul kekhawatiran, Uefa dan Liga Premier juga harus mengikuti langkah Serie A dalam merampungkan kompetisi di musim ini.

“Saya berpikir itu tidak akan dilakukan seterusnya, tapi itu pandangan pribadi saya. Setiap penyelenggara kompetisi harus memutuskan apa yang terbaik bagi mereka. Dalam jangka pendek, itu bisa menjadi solusi untuk lanjutkan kompetisi, tapi Anda tidak bisa membayangkan beberapa bulan kompetisi dengan banyak pertandingan yang dimainkan secara tertutup,” ujar Infantino.