Timnas Prancis Peringatkan Chelsea Soal Olivier Giroud

Timnas Prancis Peringatkan Chelsea Soal Nasib Olivier Giroud

Gilabola.com – Timnas Prancis peringatkan Chelsea terkait nasib Olivier Giroud yang minim kesempatan bermain di klub London barat tersebut.

Olivier Giroud berhasil memecah kebuntuan dalam laga Les Bleus kontra Turki yang berakhir imbang 1-1. Bintang the Blues berusia 33 tahun itu membawa Prancis memimpin di menit ke-76, sebelum akhirnya tim tamu samakan kedudukan lewat aksi Kaan Ayhan lima menit kemudian.

Pelatih Didier Deschamps pun memuji Giroud karena berhasil memberikan tekanan kepada tim lawan. Tapi, ia mengakui kurangnya waktu bermain di Chelsea telah merusak peluangnya di panggung internasional.

Dalam laga Kualifikasi Piala Eropa 2020 itu, Giroud bermain dari bangku cadangan untuk mencetak gol empat menit kemudian. Itu menjadi gol ketiga Giroud dalam empat pertandingan untuk skuad Les Bleus, sayang gol sundulannya tersebut disamakan pemain lawan hingga skuad Deschamps urung menang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Giroud juga mencetak gol kemenangan penting bagi Timnas Prancis di laga melawan Islandia pada pekan lalu. Tapi, Deschamps menilai Giroud tak bisa dimainkan sebagai starter dalam dua pertandingan berturut-turut yang hanya berjarak empat hari. Alasannya, dia hanya bermain selama 187 menit untuk klubnya musim ini.

Manajer Giroud di Chelsea, Frank Lampard, telah menyisihkan mantan pemain Arsenal itu di bangku cadangan di sebagian besar musim ini. Lampard lebih suka mengandalkan striker muda, Tammy Abraham, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak bersama di Liga Premier dengan delapan gol.

Tapi, Deschamps ingin melihat Giroud bermain lebih banyak menit bersama klubnya. Deschamps yang juga mantan gelandang Chelsea di era 1999 – 2000 itu mengisyaratkan, Giroud mungkin harus memulai karir baru di klub lain.

“Anda tahu, Olivier menderita dengan situasinya ini. Apalagi sebelum Januari, tidak akan ada transfer pemain,” ujar Deschamps, seperti dilansir Daily Mail.

“Setelah itu, semua tergantung pada dia, bagaimana melihatnya. Saya berharap, dia akan mendapat lebih banyak waktu bermain. Tapi kita tidak bisa abaikan gol-golnya, penampilannya yang bagus. Dia mencetak gol, dia juga membuat orang lain bermain bagus. Dia tahu dia berada di bawah tekanan, tapi dia selalu meresponsnya dengan baik,” tambah pelatih Timnas Prancis berusia 50 tahun itu.

Les Bleus harus bekerja keras di kandang sendiri saat mereka hadapi Turki, yang tetap menjadi pemimpin Grup H di atas Les Bleus dengan koleksi 19 poin yang sama, namun unggul head-to-head unggul setelah menang 2-0 pada Juni lalu.