Timnas Prancis Tak Ambil Pusing Keputusan Pengadilan Terhadap Karim Benzema

Timnas Prancis tak ambil pusing keputusan pengadilan terhadap Karim Benzema dan bintang Real Madrid itu tetap tersedia untuk seleksi Les Bleus beberapa bulan mendatang.

Gilabola.com – Hal itu ditegaskan Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Noel Le Graet, bahwa apapun keputusan pengadilan terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan Benzema TIDAK AKAN memengaruhi ketersediaan pemain itu untuk seleksi tim nasional.

Apalagi, menurut Le Graet, seperti dilansir Get Football News France, striker 33 tahun tersebut masih bisa mengajukan banding atas keputusan pengadilan terkait kasus itu, sehingga untuk saat ini Benzema tak akan dibukukan dari tim, seperti yang pernah dialaminya selama hampir enam tahun lalu akibat kasus yang sama.

Pengadilan menjatuhkan hukuman percobaan satu tahun penjara setelah Karim Benzema dinyatakan bersalah dalam percobaan pemerasan terhadap rekannya sesama pemain Timnas Prancis, Mathieu Valbuena.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Pada Rabu (24/11) pagi waktu setempat, Benzema dinyatakan bersalah karena terlibat dalam percobaan pemerasan terhadap Valbuena. Hakim ketua pengadilan Versailles pun  menjatuhkan hukuman penjara satu tahun dan denda 75 Ribu Euro atau setara dengan Rp 1,2 Miliar kepada mantan striker Lyon tersebut.

Setelah persidangan akhir bulan lalu di mana Benzema absen, jaksa penuntut telah meminta agar pengadilan jatuhkan hukuman percobaan selama 10 bulan dan denda sebesar Rp 1,2 Miliar tersebut. Sementara hukuman maksimal yang bisa diterima Karim Benzema adalah hukuman penjara selama lima tahun dan denda 90 Ribu Euro (Rp 1,4 Miliar).

Striker yang baru saja kembali memperkuat Timnas Prancis itu tak hadir dalam persidangan yang digelar pada bulan Oktober maupun dalam agenda persidangan Rabu pagi ini.

Selain Karim Benzema, ada empat rekannya yang juga diadili, dan mereka diketahui terlibat langsung dalam upaya pemerasan tersebut. Keempatnya sudah dijatuhi sanksi beragam, mulai dari hukuman percobaan 18 bulan hingga hukuman penjara 2,5 tahun.

Pada bulan Mei 2021, Prancis secara mengejutkan memanggil kembali Karim Benzema setelah enam tahun lamanya striker itu diabaikan Didier Deschamps. Ia sebelumnya absen membela negaranya sejak tahun 2015.

Saat itu, Benzema dimasukkan dalam daftar 26 pemain Timnas Prancis yang diumumkan pada 18 Mei 2021. Keterlibatan striker 33 tahun itupun benar-benar dipertimbangkan Deschamps saat ini.

Tentu saja, kembalinya Benzema ke skuad Les Bleus ini sangat mengejutkan, mengingat ia telah disisihkan Deschamps sejak enam tahun lalu setelah skandal video dewasa yang membuatnya berselisih dengan Valbuena, yang mengaku diperas Benzema dan sejumlah rekannya.

Saat masalahnya tersebut menjadi pembicaraan di mana-mana, Benzema langsung dibanjiri kritik pedas. Bahkan perdana menteri saat itu, Manuel Valls, menyatakan mantan bintang Lyon tersebut ‘tak punya tempat’ di Timnas Prancis. Benzema bahkan disebut-sebut tak bisa memperbaiki hubungannya dan kembali membela negaranya. Selain ‘dipecat’ dari tim nasional, Benzema juga diadili terkait kasus yang sempat dipertanyakan Benzema, ‘kapan lelucon ini akan berakhir’.

Walaupun ia terlilit kasus memalukan di luar lapangan, pemain veteran itu berhasil mengukir prestasi di Real Madrid musim lalu, yang disebutnya sebagai salah satu musim terbaik dalam karirnya di dunia sepak bola. Benzema sukses mencetak 29 gol di semua kompetisi, hingga ia akhirnya akan kembali mendapat penghargaan dengan kembali dipanggil ke Timnas Prancis. Pemanggilan tersebut tentunya menjadi penyembuh luka lama yang dialaminya, saat ia dicoret dari skuad Les Bleus untuk Euro 2016.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO