Timnas Turki Anggap Remeh Lawan Lemah Termasuk Satu Dari 6 Pelajaran Jeda Internasional Maret 2021

Gila Bola – Timnas Turki merupakan satu dari enam pelajaran yang bisa kita ambil dari jeda internasional Maret 2021. Hakan Calhanoglu dan kawan-kawan yang mengejutkan seluruh dunia pada laga pertamanya, justru gagal menang melawan tim urutan 136 dunia. Siapa?

Turki sebenarnya bisa menjadi tim kejutan pada kualifikasi Piala Dunia. Tim asuhan Senol Gunes yang menduduki ranking 32 itu menang mengejutkan 4-2 atas Belanda (posisi 14) pada partai pertama, 24 Maret 2021.

Turki kemudian menang lagi 0-3 di Norwegia. Raja gol Erling Haaland dan kawan-kawan tidak berkutik melawan pertahanan kuat tim Bulan Sabit dan Bintang itu. Sayangnya pada pertandingan nomor tiga, ketika menghadapi tim yang paling lemah, Latvia, skuad Turki justru lengah.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Pada pertandingan 30 Maret 2021 di Ataturk Stadium itu Turki unggul 2-0 sebelum ditipiskan 2-1, unggul lagi 3-1 sebelum dua gol pada menit 58 dan 79 menyebabkan Latvia memaksa Turki main imbang 3-3. Tim lemah Latvia yang menduduki urutan 136 ranking FIFA berhasil mengejutkan Turki (32) dengan hasil imbang yang melibatkan enam gol. Turki seharusnya menang karena Latvia sudah mengalami sembilan kali kekalahan (1W, 1D) dari 11 pertandingan kualifikasi Piala Dunia mereka sebelumnya.

Denmark Tim Paling Produktif

Bukan Inggris atau Jerman atau Norwegia yang menjadi tim paling produktif pada jeda internasional kali ini, melainkan Denmark. Dalam tiga kesempatan laga kualifikasi Piala Dunia, Denmark menang atas Israel 0-2, menang 8-0 atas Moldova dan 0-4 di Austria. Dengan semua gol-golnya itu Denmark menjadi tim paling produktif di zona Eropa dengan 14 gol memasukkan. Nihil kebobolan.

Kejutan Besar Jerman di Grup J

Pemimpin klasemen untuk Grup J adalah Armenia, tim yang berada pada urutan 99 dunia menurut ranking FIFA. Tiga kemenangan dari tiga pertandingan, melawan Liechtenstein 0-1 pada 25 Maret 2021, kemudian 2-0 melawan Islandia pada 28 Maret dan kemudian kemenangan ketiga 3-2 atas Rumania pada 31 Maret.

Juara dunia tahun 2014 Jerman juga masuk Grup J ini tapi menghadapi kejutan mereka sendiri, kalah 1-2 dari Makedonia Utara pada hari terakhir jeda internasional. Satu-satunya gol dari sepakan penalti Ilkay Guendogan tak mampu menolong gol-gol dari Goran Pandev dan Elif Elmas. Makedonia Utara merupakan tim urutan 65 dunia. Dengan hanya dua kemenangan dan satu kekalahan, Jerman kini hanya menduduki urutan ketiga klasemen Grup J zona Eropa.

Inggris, Italia, Armenia Nilai Sempurna 9

Selain Armenia di Grup J yang meraih nilai 9 dari tiga pertandingan, ada pula Inggris, Italia (selain Denmark) yang seluruhnya menang tiga kali dari tiga laga kualifikasi Piala Dunia.

Di Grup I, Raheem Sterling dan kawan-kawan memenangi laga perdana dengan skor 5-0 atas tim lemah urutan 210 dunia, San Marino. Mereka kemudian menang lagi 0-2 di Albania pada 28 Maret 2021 dan kemudian menang 2-1 atas Polandia, yang turun bermain di Wembley pada 31 Maret tanpa penyerang Robert Lewandowski. Inggris memuncaki klasemen Grup I dengan 9 poin, dua poin di atas Hungaria pada posisi kedua.

Italia juga tiga kali menang dari tiga kesempatan, menang 2-0 atas Irlandia Utara, menang 0-2 di Bulgaria dan menang lagi 0-2 di Lithuania.

Masalah Politik Kosovo di Grup B

Dengan menang atas Kosovo pada 1 April 2021, Spanyol memuncaki Grup B kualifikasi Piala Dunia dan mempermalukan tim nasional sebuah negara yang tidak mereka akui keberadaannya. Kosovo bukan sebuah negara merdeka di depan mata Spanyol. Mereka hanya sebuah provinsi pemberontak pecahan negara Serbia.

Kenapa Spanyol bersikap keras terhadap Kosovo? Hal ini mengingatkan Spanyol pada upaya kemerdekaan Catalonia (provinsi di mana Barcelona berada). Bagaimana jika suatu hari Catalonia diperbolehkan bertanding di Piala Eropa dan Piala Dunia sebagai sebuah tim nasional? Para pendukung Kosovo akan sangat marah melihat nama negara mereka ditulis dengan huruf kecil dan televisi Spanyol tidak menayangkan momen saat bendera Kosovo dikibarkan dan lagu kebangsaan negeri itu diperdengarkan.

Pemain Tim Degradasi Jadi Top Skor Zona Eropa

Siapa yang sangka bahwa pencetak gol terbanyak untuk kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, adalah pemain Fulham? Aleksandar Mitrovic sudah mencetak lima gol untuk Serbia, membawa tim nasionalnya itu ke posisi kedua klasemen Grup A, sama poin dengan Portugal pada posisi pertama, hanya kalah selisih gol.

Fulham sendiri menduduki posisi zona degradasi di papan klasemen Liga Inggris. Dan Aleksandar Mitrovic sepanjang musim 2020/21 hanya melesakkan tiga gol saja bagi Fulham, sementara tujuh gol dicetak bagi tim nasional Serbia, termasuk dua gol saat menghadapi tuan rumah Azerbaijan di Baku Olympic Stadium pada 30 Maret 2021.

Sebelumnya Mitrovic mencetak satu gol dalam hasil imbang 2-2 melawan Portugal pada 27 Maret 2021 dan dua gol saat Serbia mengalahkan Republik Irlandia dengan skor 3-2 pada laga perdana Grup A. Selalu ada pemain seperti ini, tampil lebih bagus untuk timnas daripada klub sepak bola tempat ia merumput.