Tiru Son Heung-min, Jimenez Tolak Rayakan Gol Usai Tendang Kepala

Tiru Son Heung-min, Jimenez Tolak Rayakan Gol Usai Tendang Kepala

Tiru Son Heung-min, pemain Wolves Raul Jimenez tolak rayakan gol tadi malam usai membuat gegar otak pemain lawan dengan tendangannya.

Raul Jimenez tolak rayakan gol tadi malam saat membawa Wolves menang 1-0 atas Bratislava pada menit-menit akhir pertandingan Grup K Liga Europa. Selang 12 menit sebelum membuat gol itu ia habis menendang kepala seorang pemain tim tamu.

Ini merupakan adegan sadis lain yang kita saksikan dalam beberapa hari terakhir. Yang satu ini terjadi tadi malam pada laga Wolves vs Slovan Bratislava di ajang Liga Europa. Raul Jimenez pada menit 79 melakukan satu tendangan salto untuk menyambar bola di depan gawang tim tamu dan sepatu serta momentum tendangannya yang sangat keras bertemu dengan wajah Kenan Bajric, pemain belakang Slovan Bratislava.

Tingkat keseriusan dari cedera ini terlihat dari ambruknya Bajric seperti benda berat jatuh begitu saja ke atas lapangan. Petugas medis memasuki lapangan dan pertandingan Grup K Liga Europa itu sampai harus ditunda 11 menit lamanya sebelum sang pemain ditandu keluar lapangan dengan pelindung leher, khawatir terjadi retak di ruas tulang lehernya yang bisa membuatnya lumpuh.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Selang beberapa menit, Raul Jimenez berhasil membuat gol pada menit kedua masa injury time, membimbing Wolves menang 1-0 atas Bratislava dan naik ke peringkat kedua dengan poin 9, satu di bawah Braga yang menguasai puncak klasemen Grup K. Meniru teladan yang diberikan oleh Son Heung-min, Jimenez tolak rayakan gol itu. Ia mengatupkan tangan di depan dadanya, yang merupakan simbol meminta maaf seperti yang dilakukan Son kemarin usai mencetak gol pertama ke gawang Red Star Belgrade.

Raul Jimenez adalah mantan pemain Atletico Madrid dan Benfica yang kemudian meminjamkan pemain Meksiko itu selama semusim ke klub Liga Inggris, Wolves, sebelum pemain 28 tahun itu memastikan kepindahannya secara permanen musim 2019/2020. Sementara itu Kenan Bajric adalah pemain berusia 24 tahun asal Slovenia. Sementara itu jika Anda masih ingat Slovan Bratislava maka Anda sudah cukup tua. Klub ini adalah satu-satunya tim mantan negara Cekoslovakia yang pernah menjadi juara Eropa saat kompetisi itu masih bernama Cup Winners’ Cup. Mereka mengalahkan Barcelona pada partai final di Basel tahun 1969.