Toni Kroos Dicap Nazi Karena Kritik Cara Mesut Ozil Pensiun di Timnas Jerman

Gila Bola – Toni Kroos mengkritik cara mantan rekan setimnya di Jerman Mesut Ozil mundur dari tim nasional dan mengatakan dia kemudian diserang di media sosial dan dirinya kemudian dicap sebagai Nazi.

Playmaker Mesut Ozil mengumumkan setelah Piala Dunia 2018 bahwa dia tidak akan lagi tersedia untuk tugas internasional, mengklaim bahwa dia adalah korban rasisme karena keturunan Turki-nya.

Memang gelandang Fenerbahce kala itu menghadapi banyak kritik saat Jerman tersingkir dari Piala Dunia di babak penyisihan grup dan dia kemudian mengumumkan dia tidak lagi bermain untuk tim nasional.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Gelandang serang berusia 32 tahun, yang membuat 92 penampilan untuk Die Mannschaft, lantas mengkritik asosiasi sepak bola Jerman (DFB) dan presidennya Reinhard Grindel, mengatakan bahwa mereka bersikap rasis kepadanya karena masalah garis keturunannya.

“Perlakuan yang saya terima dari DFB dan banyak lainnya membuat saya tidak ingin lagi mengenakan jersey timnas Jerman. Saya merasa tidak diinginkan dan berpikir apa yang telah saya capai sejak debut internasional saya pada 2009 telah dilupakan,” katanya kala itu. “Di mata Grindel dan pendukungnya, saya orang Jerman saat kami menang, tapi saya imigran saat kami kalah.”

Rekannya Toni Kroos lantas bereaksi setelah itu, menegaskan bahwa Mesut Ozil salah karena menuduh DFB dan tim Jerman menyembunyikan sikap rasis, mengatakan kepada Bild, “Pada dasarnya Mesut adalah pemain internasional yang pantas dan sebagai pemain dia pantas mendapatkan kepergian yang lebih baik. Tapi cara dia mengundurkan diri tidak bagus.”

“Bagian-bagian dalam pernyataannya adalah hanya sebuah omong kosong. Saya pikir dia tahu betul bahwa rasisme di dalam tim nasional dan DFB sama sekali tidak ada.”

Nah setelah itu, Toni Kroos tampaknya langsung mendapatkan serangan di media sosial, mencapnya sebagai Nazi karena penampilannya, selain mungkin juga karena memang tokoh utama Nazi Adolf Hitler yang memang berasal dari Jerman.

Dia mengatakan dalam Instagram Live chat dengan presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier, “Setelah Piala Dunia 2018 saya mengatakan bahwa saya tidak suka pensiunnya Mesut Ozil dan cara dia melakukannya.”

“Dan kemudian saya langsung menjadi Nazi bagi banyak orang: pirang, mata biru, semuanya cocok untuk banyak orang. Saya berhasil mengatasinya, siapa pun bisa bersembunyi di balik profil palsu dan kemudian menghina orang lain tanpa ada yang bisa menghentikan mereka.”