Tottenham Hotspur Kena Semprot Gegara Pecat Mourinho

Gila Bola – Tottenham Hotspur dinilai Stephen Elliott telah salah mendepak Jose Mourinho. Sebab, jika ditanganinya memiliki peluang yang besar menangi trofi Piala Liga Inggris.

Setelah klub sepak bola asal London Utara hanya bermain imbang 2-2 kontra Everton pada 17 April dalam lanjutan Liga Inggris. Pada tanggal 19 pagi waktu setempat pelatih berpaspor Portugal itu dipecat oleh Spurs.

Terdepaknya Jose Mourinho jelas sangat mengejutkan banyak orang lantaran Tottenham Hotspur akan meghadapi Manchester City di final Piala Liga Inggris. Sedangkan rival abadi Arsenal itu langsung mempercayakan Ryan Mason yang merupakan juru taktik akademi sebagai pelatih sementara. Mason sendiri sempat diragukan lantaran tak punya pengalaman menangani tim besar.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kendati sempat diragukan, namun pelatih akademi itu membuktikannya dengan membantu Spurs menang 2-1 atas Southampton pada Kamis (22/4) dini hari WIB. Bekal kemenangan itu dinilai sudah cukup untuk mengatasi Manchester City di laga final kontra Manchester City. Sayang, di laga pamungkas Ryan Mason gagal membantu tim senior meraih kemenangan.

Pasalnya, kalah 1-0 lewat gol tunggal Aymeric Laporte di menit ke 82 di Wembley pada hari Minggu (25/4) malam WIB. Bahkan Tottenham Hotspur hanya memiliki 1 tembakan tepat sasaran dan 2 ke arah gawang selama 90 menit penuh. Dengan catatan itu, Stephen Elliott geram dengan keputusan yang dilakukan oleh klub sepak bola asal London Utara dengan memecat Jose Mourinho.

Menulis di akun Twitter, eks Manchester City itu mengungkapkan jika mereka masih dilatih oleh Jose Mourinho kubu The Lilywhites akan memiliki kesempatan yang baik untuk memenangkan trofi Piala Liga Inggris.

Menurut Stephen Elliott, keputusan Tottenham Hotspur memecat Jose Mourinho sebelum laga kontra Manchester City merupakan hal yang menggelikan. Baginya, rival Arsenal itu gila lantaran telah membuang peluang emas untuk menjadi juara.

Dengan kekalahan tersebut, maka membuat mereka akan menutup musim 2020/21 tanpa gelar juara.

Di sisi lain, peluang Harry Kane untuk pergi dari Tottenham Hotspur semakin terbuka lebar.