Tottenham Kalah Penalti Gara-gara Pemain Brasil Ini

Tottenham kalah penalti tadi malam gara-gara pemain Brasil usia 27 tahun ini. Ia berubah dari pahlawan jadi pencundang!

Klub Premier League Tottenham Hotspur kalah adu penalti melawan tim League Two, Colchester United. Ini adalah tim yang berada tiga divisi di bawah Spurs. Dan penyebab kekalahan adalah kegagalan Lucas Moura memasukkan tendangan penaltinya dengan adu penalti usai 4-3 untuk kemenangan tuan rumah.

Padahal Lucas Moura adalah pahlawan Tottenham dalam laga-laga super penting akhir-akhir ini. Salah satunya Anda mungkin masih ingat semi final Liga Champions musim lalu. Tottenham tertinggal agregat 0-1 usai kekalahan di London dan kemudian tandang ke Ajax Amsterdam dengan kewajiban menang. Setelah tertinggal dua gol (agregat 3-0), pemain Brasil berusia 27 tahun itu kemudian mencetak tiga gol berturut-turut pada menit 55, 59 dan menit keenam injury time. Skor akhir 3-2 agregat 3-3 dan Spurs lolos ke final dengan agresifitas gol tandang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Namun tadi malam di kandang Colchester United, Lucas Moura berubah dari pahlawan menjadi pencundang setelah tendangannya sebagai pemain keempat Tottenham gagal masuk. Sepakannya terlalu tinggi dan memantul di mistar gawang diiringi sorak sorai suporter tuan rumah. Pemain kelima Colchester United kemudian berhasil memasukkan bola dan mereka kini lolos ke babak keempat Piala Liga. Lihat adegan itu di bawah ini.

Sebenarnya selain Lucas Moura, pemain Denmark Christian Eriksen juga gagal melesakkan gol dari titik penalti. Dan kehebatan tim divisi keempat Liga Inggris itu bukan hanya mengalahkan Tottenham. Di babak kedua bulan lalu, Colchester menyingkirkan klub Premier League lainnya Crystal Palace, menang 5-4 melalui adu penalti setelah berhasil menahan lawan mereka tanpa gol selama 90 menit.

Colchester sekarang tim liga rendah pertama yang berhasil lolos dari dua adu penalti melawan tim dari divisi teratas Liga Inggris dalam musim Piala Liga yang sama sejak Bradford melakukannya pada musim 2012-13. Musim itu Bradford terus maju sampai ke final, di mana mereka dikalahkan 5-0 oleh Swansea City.

Tadi malam juga menandai pertama kalinya Tottenham disingkirkan oleh tim dari divisi bawah di ajang Piala Liga sejak musim 2005-06 melawan Grimsby. Ketersingkiran ini menjadi kekecewaan kesekian kalinya bagi Tottenham, yang kini telah menjalani tiga pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Hasil menyakitkan itu termasuk imbang 2-2 di kandang Olympiakos di ajang Liga Champions pekan lalu, dengan Spurs membuang keunggulan dua gol di babak pertama. Tottenham juga kehilangan poin di akhir pekan kemarin, kalah 2-1 dari Leicester City setelah unggul lebih dulu di babak pertama melalui Harry Kane.

Hasil itu menjatuhkan Spurs ke urutan ketujuh di klasemen Liga Inggris, dengan tim Mauricio Pochettino menang dua, kalah dua dan imbang dua dari enam pertandingan perdana musim ini. Tottenham Hotspur akan berusaha membalikkan nasib mereka pada hari Sabtu ketika mereka menjamu Southampton di laga Premier League.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO