Tujuh Alasan PSG Ingin Buang Neymar Musim Panas Ini

Tujuh Alasan PSG Ingin Buang Neymar Musim Panas Ini

Gilabola.com – Neymar bisa tinggalkan PSG dan kembali ke Barcelona atau Real Madrid musim panas ini. Raksasa Ligue 1 itupun punya tujuh alasan besar saat pertimbangkan transfer tersebut.

Bintang asal Brasil itu tinggalkan Barcelona untuk gabung Les Parisiens pada musim panas 2017. Saat itu, ia mengaku ingin melepaskan diri dari bayang-bayang Lionel Messi dan membuktikan dirinya layak disebut pemain terbaik di dunia.

Sementara pemain itu telah membantu klub memenangkan gelar Ligue 1 berturut-turut, namun ia gagal penuhi harapan publik.

PSG mengeluarkan dana yang sangat besar, yakni 200 juta Poundsterling (Rp3,4 triliun) untuk merekrut mantan bintang Santos itu, karena mereka pikir dia bisa memenangkan Liga Champions – piala yang paling mereka dambakan.

Gagal Persembahkan Trofi Liga Champions

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Namun bintang Brasil itu malah gagal memberikan PSG trofi Si Kuping Besar. Sekarang menurut surat kabar Catalan Sport, Les Parisiens punya tujuh alasan besar untuk menjual Neymar.

Kegagalannya mempersembahkan trofi Liga Champions menjadi salah satunya. Sikap Ney di tengah perjuangan mereka di Eropa juga telah mendorong PSG mempertimbangkan untuk menjualnya, setelah pemain tersebut terkena dua sanksi oleh UEFA musim ini.

Yang pertama, karena kata-kata kasarnya di Instagram setelah skuad Thomas Tuchel itu disingkirkan Manchester United di Liga Champions pada Februari lalu. Kedua, karena menyerang penggemar setelah mereka kalah di Piala Perancis.

Pelatih Thomas Tuchel juga menjadi alasannya, di mana manajer asal Jerman itu menjelaskan kepada direksi PSG bahwa ia menginginkan pemain yang punya jiwa pemimpin – dan Neymar bukan salah satu dari mereka.

Kerap Dibekap Cedera

Sembilan kali cedera dalam dua musim juga diduga telah menjadi pertimbangan Les Parisiens, dengan Ney secara teratur absen dalam pertandingan penting klub. Dia absen pada 2018 dan 2019 saat PSG tersingkir dari Liga Champions, masing-masing oleh Real Madrid dan Manchester United.

Dan, dengan mengingat hal itu, juara Prancis tersebut dilaporkan merasa ini saat yang tepat untuk berpisah dengan Neymar. Alasan kelima, menurut Sport, mereka percaya pemain itu memprioritaskan Brasil ketimbang PSG. Ketika dipaksa untuk memilih antara negara atau klubnya, mantan bintang Barcelona itu lebih memilih Timnas Brasil.

Itu terjadi meskipun dokter PSG sering menasihatinya untuk lebih tenang dan santai. Dia juga lebih suka bekerja dengan dokter di tim nasional.

Bersih-bersih di PSG

Alasan keenam yang bisa menjadi pertimbangan PSG, kehidupan pribadi pemain tersebut yang mengganggu mereka. Les Parisiens merasa citranya telah ternoda oleh aktivitasnya di media sosial, dengan berita utama yang tak menarik, dan tidak lagi mau menoleransi itu.

Fakta ketujuh dan terakhir,  adalah Leonardo yang telah bergabung kembali sebagai direktur olahraga, dan disebut-sebut sedang merencanakan pembangunan kembali skuad PSG. Direktur asal Brasil ini tertarik untuk mengadopsi perubahan strategi yang akan melihat PSG merekrut bakat yang lebih mentah, daripada produk jadi.

Di mana Neymar akan bermain musim depan masih harus dilihat lagi, karena Real Madrid telah lama bermimpi untuk mengontraknya – tetapi juga memiliki prioritas lain. Sementara Barcelona juga terbuka untuk memboyongnya kembali.