UEFA Batalkan Pemesanan Hotel, Pertanda Jelas Euro 2020 Diundur

Hasil Rapat Euro 2020

Rapat UEFA soal Euro 2020 dimulai Selasa (17/3) pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 17.15 WIB muncul kabar bahwa UEFA membatalkan semua bookingan hotel di salah satu kota tuan rumah turnamen itu, sebuah pertanda jelas bahwa Euro 2020 diundur.

Apakah Euro 2020 diundur ke akhir tahun atau ke pertengahan 2021? Belum jelas. Tapi sudah pasti diundur. Hal ini bisa dipastikan setelah pemesanan hotel di Kopenhagen Denmark dibatalkan oleh UEFA pada hari Selasa sore, yang dikonfirmasi oleh media-media Inggris dengan mengutip Kevin Helsinghof dari CPH Hotels Group.

Pemesanan hotel itu dilakukan melalui partner UEFA, Booking.com, dan dicabut pada pekan silam pada “release day” yakni hari terakhir sebelum terkena denda akibat pembatalan. UEFA sudah mengkonfirmasi bahwa prioritas utama adalah menyelesaikan musim-musim liga domestik di seantero Eropa.

Pertemuan ini diselenggarakan pada hari Selasa 17 Maret mulai pukul 16.00 waktu Indonesia. Tidak berupa rapat fisik karena pertemuan diselenggarakan melalui video conference guna menekan angka penularan yang melonjak drastis di Eropa. Benua biru itu kini menjadi pusat penyebaran Covid-19 terburuk di luar China.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Rapat virtual ini melibatkan wakil-wakil dari 55 asosiasi sepak bola di bawah payung UEFA, yakni negara-negara di Eropa, selain wakil dari Asosiasi Klub-klub Eropa, wakil dari otoritas liga-liga sepak bola seluruh Eropa dan perwakilan para pemain profesional Fifpro. Ada tiga hal yang hendak diputuskan, yakni soal Euro 2020, Liga Champions dan Liga Europa.

Sebuah keputusan perlu diambil segera karena saat berita ini diturunkan saja hampir seluruh negara di benua biru itu sudah menghentikan pertandingan sepak bola mereka, kecuali Rusia, Turki, Serbia dan Ukraina. Hungaria yang pada akhir pekan kemarin masih menjalankan laga-laga liganya, menghentikan semua pertandingan per hari Senin (16/3) kemarin.

Opsi yang Tersedia Untuk Euro 2020

Sampai dengan sebelum dimulainya rapat pada Selasa pagi waktu Eropa ini, ada tiga opsi tersedia untuk turnamen Euro 2020. Satu, ditunda ke Desember 2020. Dua, ditunda ke Juni-Juli 2021, dan ketiga, dibatalkan sama sekali. Opsi yang terakhir ini hampir tidak mungkin mengingat begitu banyaknya kontrak bisnis yang sudah ditandatangani oleh para petinggi UEFA.

Semula, turnamen Euro ini akan diselenggarakan di 12 kota berbeda di 12 negara pada 12 Juni sampai 12 Juli 2020. Tapi kini ledakan wabah coronavirus yang sangat buruk di Eropa telah memaksa otoritas sepak bola Eropa memindahkan jadwal turnamen tersebut.

Mantan Presiden UEFA Michel Platini yang saat ini sudah tergusur dari posisinya akibat kasus korupsi, pada saat itu mengatakan bahwa penyelenggaran di 12 kota dan 12 negara berbeda merupakan sebuah kesempatan langka sekaligus alasan romantis untuk merayakan ulang tahun ke-40 dari kompetisi Piala Eropa ini.

Opsi-opsi untuk Liga Champions dan Liga Europa

Sementara itu seperti pernah kami sampaikan sebelumnya, tersedia beberapa opsi untuk menyelesaikan Champions League musim ini. Segera setelah kondisi penyebaran wabah coronavirus ini membaik, UEFA akan menyelesaikan laga-laga leg kedua Liga Champions dan leg pertama serta leg kedua Liga Europa yang terhenti.

Setelah itu perempat final akan dilakukan satu leg, entah di tim yang terpilih sebagai tim pertama pada drawing delapan besar atau pada sebuah lokasi netral. Pemenangnya, empat tim semifinalis, akan diterbangkan ke Istanbul Turki (untuk Champions League) dan Gdansk Polandia (untuk Europa League) guna menyelesaikan satu leg semi final serta partai final. Total hanya tiga pertandingan di setiap lokasi. Itulah kemungkinan terbesar skenario untuk menyelesaikan dua kompetisi UEFA tersebut.