UEFA Dicap Gagal Lawan Rasisme Laga Timnas Inggris

UEFA Dicap Gagal Lawan Rasisme Laga Timnas Inggris

Gilabola.com – UEFA dicap gagal lawan rasisme oleh Kick it out di laga Kualifikasi Euro 2020 antara Timnas Inggris lawan Timnas Bulgaria.

Aktivis anti rasisme Kick it out dilaporkan Goal telah mengecam UEFA yang dinilai buruk dalam penanganan aksi rasis di laga Kualifikasi Euro 2020 Inggris kontra Bulgaria. Hukuman sebelumnya juga mereka nilai tidak berdampak signifikan.

Timnas Inggris sendiri pesta gol skor 6-0 pada hari Senin waktu setempat. Laga sempat dihentikan sampai dua kali di babak pertama di tengah nyanyian dukungan suporter kepada Bulgaria di Stadion Nasional Vasil Levski.

Sebagian wilayah stadion ditutup karena insiden rasis pelecehan dari beberapa suporter tuan rumah sebelumnya. Hal itu tidak menghentikan suporter tuan rumah untuk mengulangi perilaku rasis mereka yang kali ini menyasar skuad The Three Lions.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Kick it out lantas mempertanyakan dan mengkritik upaya UEFA untuk menanggulangi rasisme. “Kami muak dengan segala pelecehan rasis menjijikkan yang kali ini diarahkan kepada tim Inggris oleh fans Bulgaria. Rekaman TV yang muncul juga menunjukkan adanya hormat ala Natzi bungkus dan ejekan suara-suara monyet,” protes Kick it out.

Timnas Inggris belum bebas dari pelecehan rasis

“Kami memuji Gareth Southgate, stafnya dan para pemain yang melaporkan pelecehan yang mengerikan itu dan menawarkan dukungan penuh kami kepada seluruh skuad, keluarga mereka dan siapa pun yang terkena dampak perilaku mengerikan tersebut.”

“UEFA harus menjelaskan kenapa para pemain tidak dikirim ke ruang ganti, seperti yang jelas dinyatakan dalam aturan mereka. Rekaman video juga jelas-jelas menunjukkan adanya pelecehan rasis di babak kedua laga tadi. Pertandingan ini seharusnya dihentikan oleh para penyelenggara laga.”

“Sekarang saatnya untuk UEFA untuk meningkatkan dan menunjukkan kepemimpinan mereka. Sudah terlalu lama juga mereka secara konsisten gagal mengambil tindakan yang efektif mengatasi masalah ini.

“Jangan ada lagi denda menyedihkan atau penutupan sebagian wilayah Stadion. Jika mereka serius ingin mengurangi diskriminasi maka pengurangan poin dan pengusiran dari turnamen harus mereka adakan.”