UEFA Larang Kaos Mkhitaryan di Final Liga Europa

Gilabola.com – UEFA melarang pemain Arsenal untuk mengenakan kaos tribut untuk rekan mereka Henrikh Mkhitaryan yang tak dapat ikut berlaga di babak final Liga Europa melawan Chelsea.

Masalah keamanan membuat Arsenal akan bermain tanpa pemain tengah andalan mereka Henrikh Mkhitaryan di babak Final Liga Europa, dan sekarang para pejabat UEFA telah menghalangi para pemain The Gunners untuk memberi penghormatan kepada rekan setim mereka yang absen di final yang akan digelar di Baku.

Pemain internasional Armenia, Henrikh Mkhitaryan, terpaksa absen di laga penting ini karena masalah keamanan di tengah ketegangan yang sudah berlangsung lama antara Armenia dan Azerbaijan, dan para penggemar dan media mengkritik UEFA karena bersikeras agar pertandingan digelar di ibukota Azerbaijan tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Ini adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan bagi rekan setim Mkhitaryan di Arsenal, dan mereka berharap dapat menunjukkan solidaritas mereka kepada rekan setim mereka sebelum kick-off di Baku.

Skuad Arsenal sedang mempertimbangkan melakukan pemanasan pra-pertandingan dengan tulisan nama Henrikh Mkhitrayn, tetapi perwakilan UEFA mengatakan kepada media bahwa ada aturan ketat yang berlaku untuk mencegah pemain ARsenal melakukan hal tersebut.

Channel Gilabola di Youtube

Diberitakan oleh RT, semua peralatan yang dikenakan oleh pemain – dalam pemanasan, selama pertandingan dan selama perayaan pasca pertandingan – harus disetujui oleh pejabat UEFA sebelum pertandingan digelar.

Dan setiap upaya untuk menunjukkan solidaritas dengan Henrikh Mkhitaryan melalui semua perangkat kemungkinan akan dilarang pada akhirnya.

Para petinggi Arsenal juga peka terhadap sifat isu-isu politik antara negara asal Mkhitaryan, Armenia dan negara tuan rumah Azerbaijan, dan berkeinginan untuk menghindari masalah apa pun yang akan memancing permusuhan antar kedua negara.

UEFA tidak dapat secara pasti menjamin keselamatan dan keamanan Mkhitaryan selama masa tinggal The Gunners di Baku, membuat pemain berusia 30 tahun itu terpaksa membatalkan perjalanannya. Sebagai gantinya, dia hanya akan menyaksikan rekan satu timnya saat menghadapi Chelsea di final.

Gelandang Alex Iwobi menyebut situasi itu “sangat mengecewakan,” dan mengatakan dia dan rekan satu timnya akan melakukan apa saja untuk dapat memberikan penghormatan untuk rekan setim mereka yang absen.

“Kami akan bertarung dan mudah-mudahan memenangkan trofi – tidak hanya untuk kami, tetapi untuknya.”

Arsenal akan menghadapi sesama klub London Chelsea di Baku, dengan pilihan tempat final yang banyak dikritik karena biaya perjalanan dari Inggris ke Azerbaijan yang mahal dan untuk sulitnya aksesnya kota Baku bagi kedua suporter yang harus menempuh 58 jam menggunakan kendaran pribadi ke Baku, atau 4 hari 7 jam jika menggunakan kereta. Pffiuuhhh!!!

Dilaporkan pekan lalu bahwa kedua klub, terancam mengembalikan ribuan tiket dari alokasi resmi mereka sebagai akibat dari kurangnya minat penggemar dalam melakukan perjalanan sejauh itu untuk pertandingan.

Chelsea hanya menjual 2.000 dari 6.000 tiket yang dialokasikan, sementara Arsenal telah mengembalikan 2.300 dari alokasi mereka. Wah sepi dong!

AHABET
AHABET