Site icon Gilabola.com

Usai Antar Real Madrid ke Final Piala Super, Xabi Alonso Kritik Keras Sikap Simeone

Xabi Alonso Saat Bertengkar dengan Simeone di Semifinal Piala Super

Gilabola.com – Real Madrid berhasil melaju ke final Piala Super Spanyol usai kalahkan rival sekotanya, Atletico Madrid, 2-1, Jumat dini hari 9 Januari 2026. Namun, pelatih Los Blancos Xabi Alonso menuduh manajer tim lawan, Diego Simeone, terhadap pemainnya, Vinicius Junior.

Alonso tunjukkan sikap yang sangat tenang usai laga, alih-alih rayakan kemenangan timnya yang membawa mereka melaju ke final Piala Super Spanyol.

Namun, pelatih berusia 44 tahun itu kemudian mengecam sikap Simeone, yang ia gambarkan sebagai ‘perilaku yang tak bisa diterima’ yang dilakukan pelatih asal Argentina tersebut terhadap Vinicius Junior selama laga semifinal yang sengit di Jeddah.

Berkat kemenangan yang dibukukan Madrid di laga ini, para pecinta sepak bola  akan kembali menyaksikan satu lagi laga El Clasico antara Madrid melawan Barcelona pada Minggu malam waktu setempat atau Senin dini hari 12 Januari 2026.

Simeone Tertangkap Kamera Intimidasi Vinicius

Namun, fokus dengan cepat beralih dari sepak bola ke masalah antara Diego Simeone dengan Vinicius sesaat ketika pemain internasional Brasil itu diganti di akhir pertandingan.

Terungkap lewat saluran TV Movistar Plus, Simeone tampak memprovokasi Vinicius selama babak pertama. Pelatih asal Argentina itu dilaporkan mengejek Vinicius mengenai statusnya sebagai pemain Los Blancos.

“Florentino (Perez, presiden Real Madrid) akan mengusirmu. Ingat di mana kamu mendengarnya pertama kali,” demikian ungkap Simeone.

Lalu, pelatih berusia 55 tahun itu kembali menarik perhatian Vinicius, tapi kali ini Simeone meminta Vinicius untuk dengarkan sorakan penonton yang terus mengejeknya.

Adu mulut kembali terjadi ketika Vinicius diganti di babak kedua. Kali ini, pertengkaran sengit bahkan melibatkan kedua bench, sementara Vinicius berusaha digiring menjauh oleh rekan-rekan satu timnya.

Alonso Minta Simeone Hormati Pemain Lawan

Alonso dengan tegas menyatakan, ia tidak senang dengan perilaku yang ditunjukkan Simeone terhadap Vinicius. Namun, Alonso tak menjelaskan secara detail apa yang ia katakan dalam pertengkaran di pinggir lapangan tersebut.

“Pertama-tama, saya mencoba menghormati pemain tim lawan, dan saya tidak biasa berbicara dengan mereka,” ujar Alonso, seperti dilansir dari akun TNT Sports di X.com.

“Ketika saya membaca dan mendengar apa yang dia (Simeone) katakan kepadanya (Vinicius), saya bahkan menjadi lebih tidak suka. Apa yang dia katakan bukanlah contoh sportivitas yang baik, dan bagi saya, semua itu tak bisa diterima. Anda harus menghormati lawan Anda, dan segala sesuatu yang terjadi di lapangan itu ada batasnya,” tambahnya.

Komentar itu muncul setelah derbi Madrid yang sengit, di mana Real Madrid unggul lewat gol cepat yang dibukukan Federico Valverde saat laga baru berjalan dua menit, yang kemudian digandakan Rodrygo Goes di menit ke-55.

Sementara Atletico, berhasil memperkecil ketertinggalan mereka tiga menit usai gol Rodrygo, lewat aksi Alexander Sorloth.

Pendapat Kami

Apapun alasannya, Diego Simeone tak seharusnya lakukan tekanan pribadi terhadap Vinicius Junior, bahkan siapapun pemain lawan. Apalagi jika tekanan tersebut dilakukan tak terkait dengan jalannya pertandingan, hingga wajar jika pada akhirnya Xabi Alonso pun membuat pernyataan terbuka yang ungkapkan ketidaknyamanannya saat timnya bertemu Atletico.

Exit mobile version