Usai Insiden Euro 2020, Inggris Sekarang Dipaksa Main Tanpa Penonton di Wembley

UEFA telah mengumumkan keputusan mereka atas perilaku para fans timnas Inggris selama final Euro 2020 lalu di Wembley ketika The Three Lions dikalahkan Italia melalui adu penalti.

Timnas Inggris divonis hukuman bermain tanpa penonton untuk dua pertandingan kandang berikutnya, yang kedua ditangguhkan untuk masa percobaan dua tahun setelah pelanggaran para fans selama final Euro 2020 di Wembley.

Dalam pertemuan melawan Italia tersebut, para fans tuan rumah melakukan keributan dengan memaksa masuk ke stadion meski mereka datang tanpa membawa tiket, menyebabkan bentrok dengan polisi dan pihak penjaga stadion, sementara ada banyak fans pemegang tiket yang akhirnya harus kehilangan tempat duduk mereka.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Saat itu memang kapasitas yang tersedia di Stadion Wembley berkurang karena adanya pembatasan coronavirus, membuat para fans tanpa tiket tidak senang dan akhirnya menyerbu stadion menjelang pertandingan, yang menyebabkan masalah di tribun setelah kickoff.

Tak lama setelah itu, UEFA mendakwa Inggris dengan empat pelanggaran peraturan badan tersebut. Sementara setelah kejadian tersebut, pihak FA bersuara bahwa insiden itu merupakan tindakan yang tidak bisa diterima dan mengutuk para pelaku bahwa mereka telah mempermalukan Inggris di ajang internasional.

Secara total, ada 19 petugas polisi terluka selama insiden tersebut, dan kemudian ada 49 penangkapan yang dilakukan setelah pihak penjaga dan polisi bekerja sama untuk melakukan sweeping pada para fans penerobos tanpa tiket tersebut. Laga akhirnya berkesudahan untuk kekalahan The Three Lions dari Italia melalui babak adu penalti.

Sementara itu, akibat keputusan UEFA ini, Inggris akan bermain di laga pembuka Nations League 2022/2023 mereka tanpa kehadiran fans, sementara pihak FA juga didenda Rp 1,64 Milyar sebagai bagian dari hukuman tersebut.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO