Valencia Dan Arsenal Kejar Fans Rasis Pemberi Salam Nazi

Valencia Dan Arsenal Kejar Fans Rasis Pemberi Salam Nazi

Gilabola.com – Valencia dan Arsenal kompak kejar fans rasis pemberi salam Nazi. Laga Liga Europa mereka jadi ternodai aksi segelintir fans tersebut.

Valencia dan Arsenal sama-sama mengutuk segelintir fans rasis tim tamu yang terekam mengejek suporter lawan dalam laga Liga Europa di Emirates Stadium. Mereka terlihat memprovokasi dengan gerakan meniru monyet dan salam Nazi yang masih menjadi isu sensitif di Eropa.

Kubu The Gunners sendiri menang skor 3-1 hingga membuat suporter mereka lega. Situasi sempat memanas di tribun penonton dalam laga tersebut. Setelah pertandingan, rekaman aksi rasis beredar di media sosial.

Kedua klub sama-sama merilis pernyataan mengutuk aksi tersebut saat penggiat kampanye Kick It Out meminta pelaku ditangkap dan dihukum. Aksi mereka dinilai perlu dapatkan hukuman yang setimpal.

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Klub Spanyol dan Inggris tersebut menyatakan mengutuk keterlibatan individu dalam aksi ‘menjijikkan dan tidak toleran’. Mereka sepakat jika yang dilakukan fans tersebut tidak mewakili suporter secara keseluruhan.

Arsenal dan Valencia bersatu kejar fans rasis

Kedua tim menugaskan tim hukum yang bekerjasama dengan pihak berwajib untuk mengidentifikasi para pelaku. Mereka siap memberikan ‘tindakan disiplin yang diperlukan’ sebagai hukuman.

“Saat aksi seperti ini tidak bisa dibenarkan, VFC juga bekerja untuk mengumpulkan semua informasi yang diperlukan terkait provokasi tersebut,” rilis pernyataan klub.

Kubu Meriam London menegaskan dukungan mereka untuk memburu para pelaku. “Kami bekerjasama dengan mereka untuk kasus ini. Kami juga mengutuk aksi tersebut. Kami terus mendorong fans untuk berani melaporkan kejadian untuk melengkapi pernyataan saksi yang ada,” ujar perwakilan tim melalui Press Association Sport.

Pihak Press Association Sport sendiri sudah mendengar jika kubu tuan rumah sempat mengusir enam fans mereka saat pertandingan, namun tidak jelas apakah akibat aksi rasis seperti di video atau karena hal lain.