
Gilabola.com – Real Madrid memastikan tempat di final Piala Super Spanyol setelah menaklukkan rival sekota mereka, Atletico Madrid, dalam duel ketat di King Abdullah Sports City pada Jumat (9/1) dini hari WIB.
Gol cepat Federico Valverde di menit kedua dan penyelesaian dari Rodrygo Goes di babak kedua menjadi penentu, sementara Los Rojiblancos hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui Alexander Sorloth.
Begitu peluit kick-off dibunyikan, Real Madrid langsung tampil berani dan mengambil inisiatif serangan. Hasilnya? Gol cepat datang dari eksekusi tendangan bebas Valverde yang menghujam ke sudut atas gawang Jan Oblak.
Gol cepat ini membuat para pemain Atletico Madrid tersentak, yang membuat mereka tak punya pilihan lain selain menaikkan tempo serangan, mendominasi bola, dan segera mencari gol balasan.
Meski memiliki banyak serangan, para pemain skuad asuhan Diego Simeone kesulitan membongkar pertahanan Real Madrid yang tampil solid, membuat Alexander Sorloth dan Julian Alvarez gagal mendapatkan peluang bersih.
Sebaliknya, tim Xabi Alonso memilih melakukan serangan-serangan balik cepat terutama melalui duo Vinicius Junior dan Rodrygo, memaksa barisan pertahanan Atletico harus bekerja ekstra keras.
Jelang akhir babak pertama, intensitas meningkat, dengan para pemain Atleti yang cukup frustrasi mencoba untuk melepaskan tembakan-tembakan jarak jauh, tapi Thibaut Courtois tampil sigap di bawah mistar.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Atletico Madrid yang tertinggal mencoba untuk mengambil inisiatif serangan dan menekan sejak peluit babak kedua dibunyikan.
Saat Rojiblancos asyik menyerang, justru malah Real Madrid yang berhasil menggandakan keunggulan. Valverde kembali berperan penting saat dia mengirim umpan terukur keapda Rodrygo yang dengan tenang menceploskan bola ke gawang Oblak.
Namun skor 2-0 itu tidak bertahan lama saat hanya tiga menit berselang, Atletico Madrid berhasil memperkecil skor melalui Alexander Sorloth yang memanfaatkan umpan Giuliano Simeone.
Gol itu mengubah dinamika permainan, dengan tim Diego Simeone akhirnya berani bermain terbuka, mengambil risiko, untuk bisa mencetak gol tambahan dan menyamakan skor.
Bahkan Simeone memasukkan Johnny Cardoso dan Antoine Griezmann untuk menambah daya gedor timnya, yang direspons Alonso dengan menambah energi timnya dengan memasukkan Ferland Mendy dan Fran Garcia untuk membantu mempertahankan keunggulan.
Beberapa peluang berhasil diciptakan Atletico Madrid, tapi blok dari Aurelien Tchouameni dan Alvaro Carreras menjaga keunggulan Real Madrid tetap aman. Skor 2-1 bertahan hingga laga bubar.
Dengan laga ini, laga El Clasico sekali lagi tersaji di final Piala Super Spanyol mengulang apa yang terjadi di musim lalu di mana saat itu Barcelona menggulung Madrid dengan skor 5-2.
Pendapat Kami
Real Madrid menunjukkan kedewasaan mereka dalam mengelola pertandingan besar dalam kemenangan ini. Pasukan Xabi Alonso tidak selalu dominan, tapi tahu kapan memanfaatkan momentum. Sikap ini harus dipertahankan dan lebih baik jika ingin bisa membalas kekalahan dari Barcelona di final tahun lalu.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!