Victor Lindelof dan Bruno Fernandes ADU OTOT LEHER! Harry Maguire: Kami Hancur!

Victor Lindelof dan Bruno Fernandes pemain Manchester United

Gilabola.com – Bruno Fernandes tampak kesal dengan buruknya cara bertahan Victor Lindelof yang membuat keduanya sempat bersitegang di atas lapangan dalam gol kemenangan Sevilla tadi malam.

Manchester United masuk ke laga semifinal Liga Europa sebagai favorit usai penampilan mengesankan mereka sejak Januari dan hanya sekali menelan kekalahan melawan Chelsea di Piala FA.

Namun kendati unggul dulu melalui penalti Bruno Fernandes di awal babak pertama dan unggul telak dalam jumlah peluang, pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus tersingkir dari satu-satunya harapan trofi tersisa mereka musim ini.

Suso menyamakan kedudukan menit ke-26 memanfaatkan kiriman bola Sergio Reguilon, memaksa United meningkatkan serangan mereka di babak kedua, dan menghasilkan sejumlah peluang, sayang gagal oleh performa gemilang kiper Yassine Bounou.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Naas, Sevilla justru yang kemudian berhasil mencetak gol kemenangan ketika umpan silang Jesus Navas dari sisi kiri pertahanan berhasil dituntaskan Luuk de Jong usai mengalahkan Victor Lindelof yang sontak membuat Bruno Fernandes marah.

Keduanya kemudian terlihat beradu mulut usai gol itu, sang bek Swedia tampak tidak terima dengan kritikan dari playmaker asal Portugal itu, dan bahkan terekam kamera seperti mengeluarkan kata-kata kasar dan otot leher pun mengencang!

Sementara itu kapten tim Harry Maguire mengakui bahwa kekalahan ini tak layak bagi Manchester United yang tampil lebih baik, dan ini membuat perasaan mereka tersiksa.

“Itu sangat berarti bagi kami. Para pemain merasa hancur di sana,” kata bek internasional Inggris itu. “Kami tahu apa artinya bermain untuk klub ini. Kalah tidak bisa diterima, kalah di semifinal tidak bisa diterima untuk klub ini. Peningkatan yang kami buat musim ini sangat besar. Kami bermain melawan tim Sevilla yang bagus, di hari lain mungkin kami memenangkannya.”

“Kalah tidak dapat diterima untuk klub ini. Kami finis di urutan ketiga di Premier League dan orang-orang akan mengatakan ini musim yang baik, tetapi apakah kami ingin finis di urutan ketiga musim depan? Tentu saja tidak.”

“Kami pantas memenangkan pertandingan, tim terbaik kalah.”

Kini Sevilla akan menunggu pemenang antara Inter Milan melawan Shakhtar Donetsk di partai semifinal lain untuk bertemu di laga final yang akan digelar pada Sabtu (22/8) WIB mendatang.