VIRAL! Eks Inter Milan Fredy Guarin Ditangkap Polisi Karena Kekerasan Rumah Tangga

Gila Bola – Masih ingat eks Inter Milan Fredy Guarin yang pernah hampir empat tahun bermain di Giuseppe Meazza sebelum pindah ke klub China SH Shenhua? Lama tak terdengar kabarnya, tiba-tiba saja tersangkut tindakan pidana dan harus berurusan dengan pihak berwajib.

Sebuah video mengejutkan telah muncul yang menunjukkan mantan gelandang Inter Milan Fredy Guarin tampak berlumuran darah dan ditangkap menyusul aksi kekerasan rumah tangganya di rumah orang tuanya di Kolombia.

Pria berusia 34 tahun itu dikabarkan harus ditangkap oleh polisi setelah dia dituduh menyerang ayahnya sendiri dan anggota keluarga lainnya pada hari Kamis, menurut surat kabar Kolombia El Pais.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Sebuah video yang dirilis oleh BluRadio Colombia menunjukkan Fredy Guarin diseret dari garasi orang tuanya oleh polisi, sementara pakaiannya tampak berlumuran darah. Video  mengejutkan itu tampaknya menunjukkan eks Inter Milan itu meneriaki seorang polisi dan kaus merahnya terlihat robek selama insiden tersebut.

Video kedua muncul tak lama setelah di YouTube tentang apa yang tampaknya Fredy Guarin lagi-lagi dihadapkan dan ditahan oleh polisi ke brankar di luar rumah sakit Medellin, sementara laporan mengklaim gelandang itu secara agresif menuntut untuk tidak divideokan.

Menurut outlet berita Kolombia Semana, polisi mengonfirmasi bahwa Fredy Guarin telah ditangkap dan berada di bawah pengaruh zat adiktif setelah pihak berwenang menerima laporan adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga.

“Dia secara fisik menyerang orang tuanya, yang kemudian meminta kepada polisi untuk menyeretnya pergi,” kata jenderal Jorge Vargas tentang kejadian tersebut. Insiden yang dituduhkan itu terjadi beberapa hari setelah Fredy Guarin meminta waktu kepada klubnya Millonarios selama beberapa hari karena masalah pribadi, menurut laporan Marca.

Fredy Guarin bergabung dengan Inter Milan pada musim 2012 setelah bermain di Porto, Saint-Etienne, dan Boca Juniors pada tahun-tahun sebelumnya. Dia kemudian dijual ke klub China SH Shenhua pada Januari 2016 senilai Rp 226 Milyar.