Virgil Van Dijk Peluk Wasit Usai Pertandingan, Alasannya Mengharukan

Virgil Van Dijk Peluk Wasit Usai Pertandingan, Alasannya Mengharukan

Kapten Belanda Virgil Van Dijk terlihat memeluk wasit usai pertandingan Jerman vs Belanda di ajang UEFA Nations League, Selasa dinihari. Wasit berurai air mata. Ternyata ia baru saja menerima berita duka kematian ibunya.

Bek Liverpool itu mencetak gol penyama kedudukan 2-2 pada menit 91 pertandingan UEFA Nations League di Veltins-Arena, tadi malam. Hasil imbang itu mengirim Belanda ke semi final kompetisi bersama Inggris, Swiss, dan Portugal.

Tapi kapten tim Oranje tersebut menunda sejenak perayaan keberhasilan Belanda lolos ke putaran final di Portugal untuk memeluk wasit Ovidiu Hategan. Rupanya wasit asal Rumania itu sesaat sebelum kick-off pertandingan dimulai menerima berita duka kematian ibunya.

Dia bisa saja membatalkan keikutsertaan dirinya pada pertandingan UEFA Nations League itu, digantikan wasit cadangan. Tapi Ovidiu Hategan terus memimpin pertandingan selama 90 menit sebelum terbang kembali ke negaranya untuk menjumpai jenazah ibunya terakhir kali.

Virgil Van Dijk Jelaskan Alasan Memeluk Wasit

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Virgil Van Dijk itu kemudian memeluk sang wasit untuk memberi dukungan sekaligus apresiasi karena mengeraskan hati memimpin pertandingan selama 90 menit. Wasit Ovidiu Hategan tampak berurai air mata dipeluk oleh pemain Belanda berusia 27 tahun itu.

Virgil Van Dijk Peluk Wasit Usai Pertandingan, Alasannya Mengharukan

“Dia sedang sedih, berdiri bercucuran air mata karena baru saja kehilangan ibunya,” Van Dijk menjelaskan kepada para reporter. “Saya memberi dukungan dan mengatakan bahwa ia melakukan tigasnya dengan sangat baik.”

Jerman memimpin cepat dengan dua gol cepat pada awal babak pertama melalui Timo Werner dan Leroy Sane, sebelum Quincy Promes dan Virgil Van Dijk membalaskan dua gol pada lima menit terakhir pertandingan.

Putaran final yang melibatkan Belanda, Inggris, Swiss, dan Portugal akan dilangsungkan Juni 2019 dengan Portugal bertindak sebagai tuan rumah.