West Ham United Bertemu Manchester City dalam Pramusim di China

West Ham United Bertemu Manchester City dalam Pramusim di China

Gilabola.com – West Ham United akan ikuti ajang Liga Premier Asia di China musim panas mendatang, dan bertemu Manchester City dalam turnamen pramusim tersebut.

West Ham United telah mendapat undangan untuk ikut terlibat dalam turnamen pramusim tersebut. Bukan cuma the Hammers, ada Manchester City, Wolves dan Newcastle United yang juga mendapat undangan serupa.

Rencananya, klub-klub Liga Premier Asia akan dikonfirmasikan pihak penyelenggara pada bulan ini. Tapi, West Ham United sudah menyatakan setuju untuk bermain di turnamen tersebut, yang tahun ini akan digelar di Shanghai pada Juli mendatang.

Pelatih West Ham, Manuel Pellegrini, sempat habiskan karirnya selama dua tahun di Liga Super China bersama klub Hebei China Fortune sebelum ia putuskan gabung the Hammers. Manajer asal Chile itu pun mengaku sudah setuju klubnya akan lakukan perjalanan jauh pada pramusim nanti.

Tengah Alami Masalah dengan Pejabat Anti-Doping

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Partisipasi West Ham dalam turnamen ini akan membuat Marko Arnautovic akhirnya akan ‘menjejakkan kakinya’ di China. Ia sebelumnya ingin pindah ke salah satu klub Liga Super China pada Januari, namun batal.

Sementara itu, West Ham tengah alami masalah dengan salah satu pemainnya, Robert Snodgrass, yang didakwa FA dengan tuduhan lakukan pelecehan terhadap pejabat anti-doping di tempat latihan West Ham bulan lalu.

Saat itu, Snodgrass tak dipilih untuk diambil sampelnya dan dia tidak menolak untuk diuji. Gelandang asal Skotlandia berusia 31 tahun itupun telah diberi waktu oleh FA sampai 18 Maret mendatang, untuk menanggapi tuduhan tersebut. Sejauh ini belum ada indikasi, sanksi seperti apa yang bisa dihadapi Snodgrass, jika ia dinyatakan bersalah.

Manajer klub Bury FC, Ryan Lowe, sebelumnya dijatuhi sanksi FA berupa larangan datang ke stadion dalam dua pertandingan dan didenda 1.500 Poundsterling tahun lalu, karena terbukti bereaksi ‘kasar, menghina dan tidak pantas’ saat pejabat anti-doping mendatangi markas klub League Two itu.