Willian Bikin FIFA Galau, Stop Pemain Tinggalkan Klub Saat Ini

Willian Bikin FIFA Galau, Stop Pemain Tinggalkan Klub Saat Ini

Gilabola.com – Willian bikin FIFA kelimpungan setelah ia mendapat ijin Chelsea dan pulang ke Brasil di tengah pandemi coronavirus saat ini.

Saat ini, kontrak pemain Chelsea tersebut memang telah memasuki hari-hari terakhir. Namun, FIFA bersikeras agar penyerang kelahiran Sao Paulo itu tetap berada di klub mereka, hingga akhir musim – kapanpun itu.

Karena itulah, FIFA pun keluarkan kebijakan darurat yang mengharuskan para pemain yang akan lepas kontrak untuk tak ke mana-mana hingga liga rampung digelar.

Ini berarti, pemain seperti Willian – yang akan bebas dari kontraknya pada Juni mendatang dan telah dikaitkan dengan Bayern Munchen, harus tetap bersama Chelsea jika kompetisi musim ini harus ditunda hingga Juli, dan seterusnya.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Menurut laporan The Times yang dilansir SunSport, rencana otoritas sepakbola dunia itu terkait pula dengan pandemi coronavirus yang saat ini benar-benar menghancurkan seluruh kalender olahraga.

Liga Premier sendiri berharap, sisa kompetisi bisa digelar kembali pada 30 April mendatang. Tapi, tentunya, rencana itu akan sangat tergantung pada membaiknya kondisi global akibat wabah yang terjadi saat ini.

Terkait hal ini, FIFA pun mengeluarkan aturan mengenai transfer, yang dipastikan akan mempengaruhi proses transfer yang telah disepakati. Kemungkinan besar termasuk kesepakatan transfer gelandang Ajax, Hakim Ziyech, ke Stamford Bridge.

FIFA tegaskan, kontrak baru yang telah disepakati klub untuk musim panas mendatang, ditetapkan untuk ditunda sampai musim baru berlangsung. Ini tentunya akan berlaku pula dalam kasus Willian, walau sampai saat ini belum ada kontrak baru yang disepakati di Stamford Bridge.

Bahkan jika seorang pemain ingin pindah, FIFA pun tegaskan ‘prioritas harus diberikan kepada klub lama untuk menyelesaikan musim mereka dengan skuad asli mereka’. Hal ini juga berlaku dalam kesepakatan pemain pinjaman.

“Ini menjadi saat-saat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sepakbola. Sangat mungkin selesainya kompetisi saat ini akan terjadi jauh dari waktu yang seharusnya,” demikian pernyataan resmi FIFA.

“Pasal 27 Peraturan tentang Status dan Transfer Pemain (RSTP) menyatakan, kasus force majeure akan diputuskan dewan FIFA, yang keputusannya bersifat final,” lanjut pernyataan tersebut.

Force majeure sendiri berasal dari bahasa Prancis yang artinya ‘kekuatan unggul’ dan pada dasarnya, klausul dalam kontrak yang meringankan beban salah satu pihak dalam memenuhi kewajibannya saat terjadi kondisi yang benar-benar di luar kendali mereka.

Proposal, dibahas pula oleh para petinggi FIFA, juga merekomendasikan agar klub menunda atau mengurangi upah pemain dan staf.