Jerman mengakhiri jeda internasional pertama musim ini dengan hasil imbang 0-0 saat menghadapi Yunani di Nations League.
Die Mannschaft melakoni pertandingan tersebut di Thessaloniki, Minggu malam, setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Yunani di Augsburg.
Di bawah asuhan Jürgen Klopp yang menggantikan Julian Nagelsmann setelah Piala Dunia, Jerman sebelumnya bermain imbang 1-1 melawan Belanda dan menang 2-0 atas Serbia.
Jerman sebenarnya sempat membobol gawang Yunani pada menit ke-32. Jonathan Burkardt menyambut umpan silang Derry Scherhant setelah sang pemain melewati bek lawan dari sisi kiri.
Burkardt mengira dirinya mencetak gol internasional pertama. Gol tersebut akhirnya dianulir setelah tinjauan video menemukan handball dalam proses terciptanya peluang.

Jerman mulai memberikan ancaman pada menit ke-20. Florian Wirtz yang bertindak sebagai kapten mengarahkan sundulannya ke pojok kiri, tetapi bola justru mengenai Burkardt.
Lima menit berselang, Konstantinos Tzolakis melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan volley keras kaki kiri David Raum.
Scherhant kemudian mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh sebelum turun minum, tetapi bola masih melebar.
Tempo pertandingan menurun pada babak kedua. Philipp Treu sempat mendapat peluang pada menit ke-56 setelah menerima umpan Wirtz, tetapi memilih mengirim crossing dan pertahanan Yunani mampu mengamankan bola.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
“Pada akhirnya, kami tidak mencetak gol, itu memang menjengkelkan. Secara keseluruhan, kami bisa bahagia,” kata Wirtz.
Kapten Jerman itu juga menilai hasil tersebut tidak sepenuhnya buruk karena skuad baru berkumpul selama satu pekan.
“Kami tentu ingin mencetak gol dan pulang dengan kemenangan, tetapi semuanya tidak buruk,” ujar Wirtz.
Klopp sendiri tetap puas dengan performa pasukannya. “Para pemain memainkan pertandingan yang luar biasa. Itu sepak bola kelas atas dalam segala aspek,” kata Klopp kepada RTL.
Hasil ini membuat Jerman berada di posisi ketiga Grup A2 dengan lima poin. Belanda memimpin setelah mengalahkan Serbia 2-1 dan mengoleksi delapan poin, sama seperti Yunani.
Jerman selanjutnya menghadapi Serbia pada 13 November sebelum menutup fase grup Nations League melawan Belanda pada 16 November.


