Zenit St Petersburg Murka, Mancini Dibujuk Pindah

Zenit St Petersburg akan perkarakan federasi sepakbola Italia (FIGC) ke FIFA karena upaya membajak pelatih mereka Roberto Mancini.
Zenit St Petersburg akan perkarakan federasi sepakbola Italia (FIGC) ke FIFA karena upaya membajak pelatih mereka Roberto Mancini.

Gilabola.com – Klub Liga Rusia Zenit St Petersburg dikatakan sangat marah dengan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), setelah pelatih mereka Roberto Mancini didekati untuk menjadi pelatih timnas Italia.

Roberto Mancini tampaknya akan menjadi pelatih Italia yang baru, dengan pembicaraan soal gaji akan dilangsungkan akhir bulan ini.

Sudah diasumsikan bahwa akan ada perpisahan secara damai dengan klubnya saat ini, Zenit St Petersburg, tetapi Gazzetta dello Sport hari ini melaporkan adanya kemarahan Zenit.

Masih ada dua pertandingan tersisa di Premier League Rusia, dan Zenit berjuang untuk mengamankan tempat di kualifikasi Liga Champions.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Zenit St Petersburg merasa bahwa Mancini dan para pemainnya telah terganggu oleh spekulasi kepindahan sang pelatih ke skuad Gli Azzurri di paruh kedua musim ini, dan sebagai hasilnya musim mereka telah terpengaruh secara negatif.

Oleh karena itu mereka menolak untuk melepaskan Mancini untuk Italia, meskipun dalam kasus ini dia pasti akan mengundurkan diri dari jabatannya.

Jika itu terjadi, surat kabar melaporkan, Zenit akan meminta FIFA untuk memberikan sanksi kepada Italia karena telah merusak musim mereka.

Sebelumnya media Italia ANSA, mengutip Komisaris FIGC Roberto Fabbricini yang mengatakan Mancini telah mengadakan pembicaraan dengan para petinggi FIGC.

“Kemarin ada pertemuan antara Komisioner Alessandro Costacurta, manajer tim Azzurri (Lele) Oriali dan Roberto Mancini, yang menyatakan bersedia untuk menyelesaikan hubungannya dengan Zenit dan menjadi Pelatih tim nasional,” tutur Fabbricini.

“Kami sepakat bahwa kami akan mulai berbicara tentang gaji dan detail lainya pada 13 Mei, di akhir musim Liga Rusia.

Mantan pelatih Manchester City dan Inter Milan itu mengatakan kepada FIGC bahwa dia siap untuk meninggalkan Zenit tetapi rinciannya akan dibahas setelah Liga Rusia berakhir.