AC Milan Dalam Pusaran Duel Gazidis vs Berlusconi

AC Milan Dalam Pusaran Duel Gazidis vs Berlusconi

Gilabola.com – AC Milan kini berada dalam pusaran duel Gazidis vs Berlusconi. Klub Liga Italia itu ingin direbut Berlusconi lagi.

AC Milan terakhir memenangkan gelar Serie A di tahun 2011 dan terus meredup setelah dijual saat klub Italia lainnya seperti Juventus dan Inter Milan malah bangkit kembali. Mantan Presiden mereka Silvio Berlusconi ikut geram dan klaim satu-satunya cara bagi Rossoneri untuk menjadi besar lagi adalah jika ia menangani klub itu lagi.

Stefano Pioli pontang-panting coba menyelamatkan prestasi Milan setelah Marco Giampaolo dipecat. Giampaolo dipecat setelah hanya 7 pertandingan kompetitif saja sebelum masa jeda internasional.

Berlusconi bertugas pada saat Milan dinobatkan sebagai juara Italia delapan tahun yang lalu sebelum menjual klub ke konsorsium China di tahun 2017. Manajemen Elliott akhirnya mengambil alih setelah gagal melunasi pembayaran utang.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Selama presentasi Pioli minggu lalu, CEO Milan, Ivan Gazidis, dengan bangga mengklaim Elliott Management telah menyelamatkan raksasa Italia itu dari kebangkrutan dan penurunan ke Serie D. Ucapan itu ternyata membuat Berlusconi emosi.

AC Milan masih perlu waktu untuk bangkit kembali

“Ini (yang dia ucapkan) adalah kalimat dari seseorang yang ingin ia sampaikan sambil berjalan ke toilet dan menutup pintu pertamanya,” cecar Berlusconi kepada TeleLombardia dan Goal. “Cara kita agar bisa membuat Milan kembali menjadi besar seperti Milan di masa lalu, yang sederhana, namun pada saat yang sama sulit untuk membuatnya terjadi: dengan memberikan klub kembali ke tangan Silvio Berlusconi.”

Berbicara pekan lalu, CEO Rossoneri Ivan Gazidis mengklaim klub itu diambang jurang kebangkrutan ketika ia mengambil alih. Ia lantas membangun kembali klub dan memerlukan kesabaran semua pihak untuk melihat hasilnya.

“Kami mewarisi klub yang lagi berisiko bangkrut dan bisa degradasi ke Serie B sama seperti Parma dan Fiorentina,” klaim Gazidis. “Kami mewarisi utang yang membawa kami keluar dari kompetisi. Kami langsung menghadapi kesulitan, fakta itu tidak terbantahkan.”

“Jalan kami memang sulit, tetapi kita semua tetap harus bersabar. Kami akan tetap membuat kesalahan selama prosesnya, tetapi kami tetap bertekad untuk terus maju.”