AC Milan Ikut Terpukul Atas Meninggalnya Kobe Bryant

AC Milan Ikut Terpukul Atas Meninggalnya Kobe Bryant

Gilabola.com – AC Milan ikut terpukul atas meninggalnya Kobe Bryant. Klub Liga Italia itu termasuk klub idola sang pebasket NBA.

Bukan hanya Neymar yang sedih hingga cetak gol penghormatan, AC Milan juga dilaporkan ESPN ikut berdukacita dan terkejut saat mendengar kabar tewasnya Kobe Bryant. Sang pebasket meninggal dunia dalam satu kecelakaan helikopter bersama putrinya tercinta.

Bryant selain merupakan pebasket profesional, juga dikenal sebagai pecinta dunia bola. Ia bahkan menyukai klub Seria A, Rossoneri. Wajar jika klub dan fans mereka ikut dikagetkan dan merasa kehilangan atas meninggalnya sang pemain.

“Kami sudah kehabisan kata-kata untuk mengekspresikan betapa terpukulnya kami mendengar kabar tragis meninggalnya salah satu olahragawan ternama sepanjang masa. Meninggalnya seorang fan setia Rossonero, Kobe Bryant,” rilis pihak Milan dengan sangat terpukul.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Semua doa dan dukungan kami untuk keluarga yang ditinggalkan dan kepada semua yang terdampak atas kematian tragis ini. Dirimu akan selamanya kami rindukan wahai Kobe.”

AC Milan dan dunia olahraga Italia berduka atas meninggalnya Kobe Bryant

Nama Bryant hari ini dikenang luas di Italia dan ikut dipuji Presiden Federasi Bola Basket Italia, Giovanni Petrucci. “Semua pemain NBA sama pentingnya, karena mereka semua adalah legenda, tapi beliau adalah yang paling penting karena dia sangat tahu Italia dengan baik, juga pernah tinggal di beberapa kota di negara ini,” ujarnya.

Bryant meninggal dunia pada hari Minggu 26 Januari 2020 waktu setempat. Ia meninggal bersama pilot yang mengemudikan heli yang ia tumpangi dan putrinya, Gianna Maria Onroe.

Saksi mata bernama Jerry Kocharian menuturkan jika sebelum jatuh heli yang membawa mendiang terlihat terbang rendah. Ia mengaku mendengar suara heli tersebut tidak seperti biasanya dan sulit terlihat akibat kabut tebal.

Helikopter itu lantas terjatuh dan meledak dengan kobaran api yang sangat besar. Saksi yakin tidak ada yang bisa selamat dari ledakan keras tersebut. Kabut tebal di perbukitan Calabasas diduga menjadi salah satu penyebab kecelakaan heli jenis Sikorsky S-76B tersebut.

The Time melaporkan jika selain Kobe Bryant, pilot dan anaknya, ada tujuh orang lain yang ikut dalam penerbangan tersebut. Masih belum diketahui siapa-siapa saja nama penumpang lain dalam kecelakaan tragis tersebut.