AC Milan Ikut Terpukul Kabar Tewasnya Pemain Flamengo

AC Milan Ikut Terpukul Kabar Tewasnya Pemain Flamengo

AC Milan ikut terpukul saat mendengar kabar tewasnya beberapa pemain Flamengo. Klub raksasa Liga Italia tersebut bukan tanpa alasan ikut merasa berduka, karena punya keterkaitan dengan kubu Flamengo juga.

Direktur olahraga AC Milan, Leonardo, mengatakan jika diriny juga sangat terpengaruh oleh kabar kebakaran di pusat pelatihan tim muda Flamengo, yang menewaskan 10 orang. Leonardo datang melalui sistem pencarian bakat pemuda Flamengo dan memulai karir profesionalnya dengan tim Brasil, sebelum bermain untuk klub seperti Valencia, Paris Saint-Germain dan Milan.

“Saya sangat terpengaruh oleh apa yang terjadi di kompleks Ninho do Urubu, di mana saya mulai bermain dengan klub-klub pemuda Flamengo juga dulunya,” ujar pria berusia 49 tahun itu kepada ANSA dengan sedih.

“Dulu hanya ada rumput dan impian membangun pusat pelatihan tingkat tinggi saja. Saya ingin merangkul semua keluarga korban kebakaran jika saya sanggup. Pikiran dan doa saya bersama para pemuda yang mengejar impian menjadi pemain bola.”

AC Milan ingin berikan kekuatan pada Flamengo

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara itu, Gelandang Milan Lucas Paqueta ikut mengatakan jika berita tentang kebakaran Flamengo telah membawanya pada ‘kesedihan luar biasa’, menggambarkannya sebagai ‘tragedi yang tidak bisa saya jelaskan’.

Paqueta juga sudah memulai karirnya di Flamengo, hanya berangkat ke Milan pada Januari, dan pemain berusia 21 tahun itu bergabung dengan Leonardo dalam memberikan penghormatan kepada klub Brasil. “Berita ini membuat saya sangat sedih,” tulisnya di Instagram.

“Saya pernah menghabiskan 12 tahun hidup saya di lingkungan ini, dengan keinginan untuk menjadi pemain juga, impian dan tujuan mereka terganggu oleh tragedi yang tidak bisa saya jelaskan!”

“Saya ingin mengirimkan kekuatan kepada keluarga dan teman para korban. Semoga Tuhan menghibur hati kita masing-masing! Ayo berdoa untuk para korban,” pungkasnya tak kalah sedih.