AC Milan Incar Pemain Belgia yang Merantau ke China

AC Milan Incar Pemain Belgia yang Merantau ke China

AC Milan membidik pemain sayap yang pernah membela Atletico Madrid, Yannick Ferreira-Carrasco, pada bursa transfer Januari ini. Klub Liga Italia itu incar pemain yang tengah merantau ke China tersebut.

Seperti yang dilansir oleh Corriere della Sera, Yannick Carrasco dinilai sebagai figur yang cocokĀ untuk mengisi posisi sayap Rossoneri setelah mereka gagal mendatangkan Cesc Fabregas, Zlatan Ibrahimovic dan juga Luis Muriel pada jendela transfer Januari ini.

Menurut media Italia tersebut, pemain 25 tahun itu tidak mendapatkan pengalaman yang menarik saat berada di Liga China. Ia sangat ingin kembali merumput di Eropa dan AC Milan nampaknya bisa mewujudkan keinginan mantan pemain Atletico Madrid tersebut pada bulan ini.

Yannick Carrasco sendiri memulai karirnya bersama AS Monaco dan membantu klub tersebut finish di posisi kedua klasemen Ligue 1 pada musim 2015 sebelum berlabuh ke Spanyol bersama Atletico Madrid.

AC Milan perlu atasi kondisi banyak pemain cedera

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Bersama klub yang diarsiteki Diego Simeone itu, Carrasco mencetak 23 goal dalam 124 penampilannya. Pemain sayap ini juga membantu Belgia meraih tempat ketiga pada gelaran Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan di Rusia.

Pada musim panas kemarin, Carrasco memutuskan untuk meninggalkan Eropa dan mencoba peruntungannya bersama klub Liga Super China, Dalian Yinfang dan telah mencatatkan 25 penampilan serta mencetak 7 goal.

AC Milan nampaknya serius ingin mendatangkan pemain yang telah mencatatkan 31 caps bersama timnas Belgia, dikarenakan masih banyak pemainnya yang cedera. Absennya Lucas Biglia dan Bonaventura menjadi pertanda bahwa Rossoneri sangat membutuhkan pemain baru untuk memuluskan langkahnya musim ini tampil di kompetisi Eropa.

Milan kini berada di posisi kelima klasemen Liga Italia dengan poin 31, satu poin saja di bawah Lazio yang menempati posisi terakhir jatah Liga Champions. Sementara itu semifinalis kompetisi Eropa musim lalu, AS Roma, berada di urutan keenam dengan selisih satu poin juga. Rossoneri butuh konsistensi untuk menjaga kejaran Roma dan sekaligus melewati Lazio.