Gilabola.com – Sempat tertinggal dua gol, Rossoneri bangkit lewat gol Abraham dan Jovic untuk memaksakan hasil imbang dramatis di San Siro.
Pertarungan langsung antara dua tim yang mengincar tiket kompetisi Eropa musim depan berlangsung penuh drama di San Siro. Milan, yang sedang terpuruk di posisi kesembilan, sukses bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan Fiorentina 2-2—namun satu poin ini tak banyak membantu ambisi keduanya di klasemen.
Awal Bencana Milan Dimanfaatkan Kean dan Fiorentina
Fiorentina hanya butuh tujuh menit untuk unggul. Kesalahan fatal dari Yunus Musah membuat bola direbut Albert Gudmundsson, yang kemudian mengirim umpan ke arah Moise Kean. Bola sempat menyentuh Malick Thiaw, yang justru mencetak gol bunuh diri.
Tiga menit berselang, Kean benar-benar mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima bola knockdown dari Dodo dan menyambar dengan voli jarak dekat, membuat Milan tertinggal 0-2 dalam waktu 10 menit.
Abraham dan Pulisic Bangkitkan Asa Rossoneri
Milan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-23 lewat Tammy Abraham, yang menuntaskan kombinasi satu-dua dengan Christian Pulisic. Gol ini menjadi titik balik permainan Milan.
Pelatih Sergio Conceicao kemudian menarik keluar Musah yang tampil buruk dan memasukkan Luka Jovic, mantan striker Fiorentina. Masuknya Jovic mengubah ritme serangan Milan.
Jovic Hantui Mantan Klub, Milan Samakan Kedudukan
Setelah sejumlah penyelamatan hebat dari kedua kiper, Mike Maignan untuk Milan dan David De Gea di kubu Fiorentina, Milan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-64.
Umpan terobosan dari Fikayo Tomori seharusnya untuk Santiago Gimenez, namun bola melewatinya dan jatuh ke kaki Jovic, yang tak menyia-nyiakan peluang untuk menjebol gawang mantan timnya.
Duel Terbuka, Dua Tim Buang Peluang Emas
Laga berubah jadi jual beli serangan terbuka. Kean terus merepotkan pertahanan Milan, sementara Pulisic, Theo Hernandez, dan Gimenez menciptakan beberapa peluang berbahaya. Bahkan, Dodo sempat mencetak gol indah menit ke-89, tapi dianulir karena offside.
Dengan hasil ini, Milan tetap terpaku di papan tengah klasemen, sementara Fiorentina kehilangan kesempatan untuk menjauh dari para pesaing di zona Eropa.