Allegri Belajar Bahasa Inggris Usai Tinggalkan Juventus

Allegri Belajar Bahasa Inggris Usai Tinggalkan Juventus

Gilabola.com – Massimiliano Allegri akan belajar bahasa Inggris usai tinggalkan klub Liga Italia, Juventus. Hal itu setidaknya menurut Gab Marcotti.

Pundit ESPN Gab Marcotti yakin jika Massimiliano Allegri akan rehat setahun dari dunia kepelatihan. Ia akan mengisi waktu dengan belajar bahasa Inggris sebelum mengambil pekerjaan baru usai umumkan berpisah dengan Juventus.

Allegri sudah menangani tim Serie A tersebut sejak tahun 2014 silam, juara lima kali di Liga Italia. Sukses mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid bukan jaminan prestasi di Eropa. Hal itu membuat Allegri dibawah sorotan fans Nyonya Tua.

Saat masih mendapatkan sorotan tajam, Allegri memutuskan akan pergi di akhir musim, setahun sebelum masa kontraknya habis.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Juve masih punya dua laga tersisa di Serie A dan akan main di Allianz Arena untuk terakhir kalinya bersama Allegri lawan Atalanta. Beberapa jam setelah pengumuman kepergiannya, Allegri mulai dikaitkan dengan Arsenal.

Massimiliano Allegri akan libur panjang usai tinggalkan Juventus

Berbicara di ESPN FC, Marcotti sempat ditanya soal prospek Manchester United memecat Ole Gunnar Solksjaer setelah dua bulan dan digantikan oleh Allegri. Sang pundit lebih yakin jika Allegri akan memanfaatkan waktunya dengan sebaik mungkin sebelum jadi pelatih lagi di tahun 2020.

“Saya tidak yakin kalau Allegri tidak akan mengambil masa tenang yang panjang. Dia akan bersantai sejenak, belajar bahasa Inggris, dan menonton laga sepakbola disela waktunya. Saya pikir akan menjadi tahun yang tenang baginya,” ujar Marcotti.

“Kalau untuk urusan United, tidak, mereka tidak bisa memecat Solskjaer. Mereka harus mencari tahu dulu mereka ingin jadi klub yang seperti apa. Mereka sudah bicara soal direktur teknis untuk apa, setahun dari sekarang?”

“Mereka perlu orang yang bisa memberikan saran pada Ed Woodward dan Solskjaer saat berada di sana. Nantinya baru mereka bisa bilang, ‘Yeah, Solskjaer adalah orang kita’ atau ‘Tidak, Solskjaer bukan orang kita’,” pungkasnya.