Allegri Soroti Perubahan Gaya Bertahan Milan dan Sindir Leao yang Kadang ‘Tertidur’ di Sayap

Gilabola.com –  Massimiliano Allegri memuji perubahan gaya bertahan timnya usai AC Milan meraih kemenangan 1-0 atas Cagliari pada Sabtu (3/1) dini hari WIB, sembari menilai Rafael Leao lebih cocok bermain sebagai penyerang tengah agar tidak terlalu pasif di sayap kiri.

Allegri terpaksa melakukan pendekatan berbeda untuk menghadapi pertandingan ini di tengah kondisi skuad yang kehilangan sejumlah pilar, terutama di lini depan dan lini belakang.

Absennya Santiago Gimenez dan Christopher Nkunku karena cedera memaksa Allegri menempatkan Rafael Laeo dan Ruben Loftus-Cheek sebagai duet penyerang dalam formasi 3-5-2.

Sementara di lini belakang, pemain muda Davide Bartesaghi bahkan harus turun sebagai bagian dari tiga bek. Keputusan ini cukup berisiko, tapi Allegri merasa pemain mudanya sudah siap menghadapi tanggung jawab itu.

Bartesaghi sendiri saat ini baru berusia 20 tahun dengan posisi aslinya sebagai bek kiri, tapi postur tubuhnya yang mencapai 1,95 meter membuatnya sangat ideal untuk ditempatkan di jantung pertahanan.

Di tengah beberapa perubahan taktik dan kondisi skuad yang tidak ideal, AC Milan tetap mampu meraih kemenangan tipis 1-0 di kandang Cagliari berkat gol tunggal Rafael Leao, membawa mereka ke puncak klasemen sementara Serie A.

Menariknya, meski Leao menjadi pahlawan kemenangan tim di laga ini, Allegri tetap memberikan evaluasi tajam kepada penyerang Portugal itu, mengatakan bahwa Leao kadang terlihat terlalu pasif saat bermain di sayap kiri.

Dia menilai sang penyerang lebih terlibat dalam permainan tim saat ditempatkan di tengah. Menurut Allegri, Leao memang belum tampil seratus persen bugar. Dia menilai ada beberapa momen di mana Leao kurang agresif menyerang ruang.

Allegri Puji Pertahanan Milan

Sepanjang pertandingan, AC Milan hanya mengizinkan Cagliari melepaskan satu tembakan tepat sasaran, membuktikan bahwa racikan pertahanan darurat Allegri berjalan efektif di laga ini.

Berbicara lebih lanjut dalam konferensi persnya usai pertandigan, Allegri mengakui sempat khawatir di awal laga karena Cagliari langsung menciptakan peluang. Tapi seiring waktu, Milan mulai menemukan ritme permainan.

Menurutnya, di babak kedua Cagliari kehilangan intensitas. Milan justru naik level dan bahkan sebenarnya punya kesempatan menambah gol, namun penyelesaian akhirnya kurang maksimal.

Allegri merasa Milan kini lebih tenang saat bertahan. Bek-bek muda seperti Koni De Winter dan Davide Bartesaghi dinilai makin matang membaca situasi, dengan keduanya dipercaya starter bersama Fikayo Tomori di depan Mike Maignan.

Dia mengatakan para bek sudah tidak terlalu panik ketika menghadapi tekanan dari lawan. Mereka mulai paham cara bertahan yang lebih efisien tanpa banyak gerakan sia-sia.

Pendapat Kami:

Komentar Allegri menunjukkan keseimbangan antara pujian dan tuntutan. Dia menghargai progres pertahanan Milan dan konstribusi Leao di lini depan, tetapi tetap menekan Leao agar lebih terlibat dalam permainan tim, tidak seperti yang ditunjukkannya saat ditempatkan sebagai penyerang sayap kiri.