Andrea Pirlo Kritik Sikap Cepat Puas Juventus, Puji Peningkatan Federico Chiesa

Gilabola.com – Manajer Andrea Pirlo mengkritik sikap cepat puas Juventus usai kemenangan 2-0 mereka atas Sampdoria di Luigi Ferraris, sementara bos Italia itu juga memuji performa Federico Chiesa yang mulai tenang setelah langkah besar kepindahannya dari Fiorentina.

Juventus melanjutkan performa positif mereka dengan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi usai mengalahkan Sampdoria pada Minggu (31/1) dini hari WIB, dengan raksasa Turin juga mencatatkan clean sheet di semua empat laga mereka tersebut.

Juara bertahan membuka skor menit ke-20 melalui penyelesaian jarak dekat dari Federico Chiesa usai menyambut umpan Alvaro Morata, sebelum gelandang pengganti Aaron Ramsey menggandakan skor di masa injury time dengan menuntaskan crossing Juan Cuadrado.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Tambahan satu gol ini berarti mantan penyerang Fiorentina telah mencetak lima gol dan tiga assist dalam 14 penampilannya untuk Juventus di Serie A, dan kini manajer Andrea Pirlo memuji peningkatan kepercayaan diri pemain berusia 23 tahun tersebut.

“Chiesa adalah pemain muda yang bergabung dengan klub besar, menghadapi pertandingan internasional untuk pertama kalinya, dan itu adalah langkah besar baginya, jadi dia sedikit malu-malu pada awalnya. Dia mulai berkembang sekarang, mendapatkan kepercayaan diri dan telah meningkat pesat,” kata bos berusia 41 tahun itu kepada Sky Sport Italia.

Di sisi lain, Andrea Pirlo mengaku kurang senang dengan kemenangan timnya karena menganggap Juventus seharusnya lebih berani mengambil inisiatif untuk membunuh pertandingan lebih cepat ketika mereka bahkan sempat terlihat bermain bertahan untuk melindungi keunggulan satu gol mereka.

“Sayang kami tidak membunuh pertandingan di babak pertama, karena kami memiliki peluang untuk menggandakan keunggulan kami. Itu normal dengan selisih satu gol bahwa Sampdoria akan menyerang lebih keras, tetapi Wojciech Szczesny juga tidak perlu melakukan penyelamatan yang sangat sulit. Kami akhirnya mendapat gol kedua, meskipun kami seharusnya melakukannya lebih awal.”