AS Roma Ngotot Boyong Pelatih Chelsea Maurizio Sarri Kembali ke Italia

AS Roma Ngotot Boyong Pelatih Chelsea Maurizio Sarri Kembali ke Italia

Gilabola.com – AS Roma masih berharap memboyong pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, kembali ke Italia, walau mereka baru saja menunjuk Claudio Ranieri sebagai pelatih dua pekan lalu.

Masa depan Maurizio Sarri di Chelsea saat ini memang sedang diragukan, terutama setelah kepemimpinannya di Stamford Bridge mengecewakan. Padahal, Sarri baru saja bergabung dari Napoli pada musim panas tahun lalu.

Chelsea yang diasuhnya kini harus berjuang ekstra untuk mencapai empat besar, setelah mereka meraih hasil buruk dalam empat bulan terakhir. The Blue bahkan kalah telak 0-4 dari Bournemouth, dan dipermalukan Manchester City 6-0.

Di bawah asuhan Maurizio Sarri, the Blues kini bukukan hasil terburuk ke dua pada 2019 ini, dan beberapa pemainnya diduga tengah mempertimbangkan hengkang jika Sarri bertahan.

Roma Pengagum Sarri, dan Siap Menampungnya

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

AS Roma sendiri jadi pengagum Sarri, dan siap untuk meminang pelatih itu jika ia benar-benar didepak dari London. Saat ini, Giallorossi memang telah mengangkat Ranieri sebagai pelatih setelah memecat Eusebio Di Francesco awal bulan ini. Tapi, Ranieri hanya teken kesepakatan jangka pendek.

Presiden AS Roma, James Pallotta, ingin klubnya diasuh satu nama besar musim depan. Nama Sarri kemudian muncul dan jadi pilihan utama Serigala Roma. Pelatih berusia 60 tahun itu memang punya reputasi bagus setelah ia sukses bersama Napoli.

Pertemuan Sarri dan Petinggi Roma

Muncul spekulasi pada bulan lalu, Sarri telah lakukan pertemuan dengan Pallotta dan penasehat Roma, Franco Baldini. Ketiganya mendiskusikan kemungkinan bagi Sarri kembali ke Italia bersama Roma.

Namun, Sarri telah membantah ada pertemuan tersebut. “Saya punya kontrak di Stamford Bridge yang harus saya hormati. Saya baca surat kabar Italia, sesuatu tentang pertemuan dengan Baldini. Tapi saya pikir, saat ini Franco (Baldini) ada di Afrika Selatan, itu tidak mungkin bukan,” sanggah Sarri, seperti dilansir Evening Standard.