Bahkan si Bengal Mario Balotelli Saja Takut, Minta Serie A Distop

Saking pesatnya penyebaran Covid-19 di Italia, si bengal Mario Balotelli saja takut dan minta agar Serie A distop karena uang tidak ada artinya jika kesehatan masyarakat jadi taruhannya.

Mantan pemain Manchester City dan Liverpool yang kini merumput di Brescia, sebuah klub kecil di Liga Italia, Mario Balotelli, menyerukan kepada otoritas sepak bola agar Serie A distop karena khawatir dengan penyebaran virus mematikan yang menyerang saluran nafas dan menimbulkan kerusakan di paru-paru tersebut.

Italia kini menjadi negara kedua terburuk di seluruh dunia untuk jumlah kematian akibat virus Covid-19 atau Coronavirus. Sudah ada 233 kematian di negeri itu pada Minggu (8/3) pagi dengan jumlah korban yang positif terinfeksi sebanyak 5.883 orang. Bahkan Korea Selatan yang memiliki jumlah infeksi lebih besar sebanyak 7.041 orang hanya mencatatkan jumlah kematian yang jauh lebih rendah, 48 jiwa.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Sebagai akibatnya pemerintah Italia memerintahkan Milan lockdown atau isolasi total atas kota Milan dan sekitarnya. Penduduk dilarang masuk dan keluar dari isolasi itu untuk mencegah penyebaran wabah Coronavirus ke bagian lain Italia. Selain Milan dan Bergamo, daerah isolasi mencakup pula Veneto (Venesia), Emilia-Romagna dan Piedmont, Parma, Piacenza, Rimini, Reggio-Emilia, Modena, Pesaro dan Urbino, Padova, Treviso, Alessandria dan Asti.

Balotelli memposting ulang pesan dari Presiden Aosiasi Pemain Sepakbola Damiano Tommasi, yang menyerukan agar sepak bola di Italia dihentikan selama krisis wabah Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan seorang yang sangat bengal seperti Mario Balotelli saja takut.

“Saya setuju dengan Anda 100%,” tulis striker Brescia itu seperti dikutip football-italia.net. “Uang tidak sebanding dengan kesehatan kita. Kita harus tersadarkan. Jangan menulis pesan-pesan sampah kepada saya seperti: ‘Anda terlindungi!’ atau ‘Apa bedanya jika Anda bermain atau tidak?’ atau ‘Tidak ada yang terjadi pada Anda di balik pintu tertutup!’ atau ‘Jangan mengambil satu-satunya kesenangan yang dimiliki orang pada akhir pekan di zona merah!'”

“SAYA MANIAK SEPAK BOLA LEBIH DARI ANDA … tetapi bermain berarti bepergian dengan bus, kereta api, pesawat terbang, tidur di hotel, dalam hal apa pun berhubungan dengan orang lain di luar lingkungan kerja Anda …”

“Saya saat ini saja sudah tidak bisa menjumpai anak-anak saya karena Coronavirus terkutuk ini, karena seperti yang Anda tahu, mereka tidak tinggal di Lombardy, jadi itu sudah menyebalkan dan menyedihkan. Saya tentu tidak ingin ibu saya, dengan siapa saya bertemu dan makan hampir setiap hari, tertular apa pun dari saya. Dia sudah tidak muda lagi dan saya sangat suka sepakbola (kepada siapa saya berutang semuanya), saya tidak akan mengambil risiko dia (sang ibu) sakit!”

“Mengapa saya harus [terus bermain sepak bola]? Untuk menghibur orang lain? Atau untuk menghentikan mereka kehilangan uang? Jangan konyol! SADARKAN DIRI ANDA SENDIRI, KITA SUDAH CUKUP [TERTULAR] SEKARANG. Guys, Anda tidak bisa main-main dengan kesehatan.”

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL