Site icon Gilabola.com

Baru Datang di AC Milan, Ruben Amorim Langsung Bidik Dua Pemain Favoritnya

Ruben Amorim pelatih AC Milan

Ruben Amorim belum lama duduk di kursi pelatih AC Milan. Namun pelatih asal Portugal itu disebut sudah memiliki target transfer yang jelas untuk memperkuat skuad Rossoneri.

Dua nama yang ingin dibawanya berasal dari klub yang sangat dikenalnya, Sporting CP. Mereka adalah Francisco Trincao dan Morten Hjulmand, pemain yang pernah menjadi bagian penting dalam kesuksesan Amorim di Portugal.

Amorim Ingin Reuni dengan Dua Pemain Andalannya

Menurut laporan Sky Sport Italia, Trincao dan Hjulmand menjadi prioritas utama Amorim pada bursa transfer musim panas ini.

Milan membutuhkan suntikan kualitas setelah hanya finis di posisi kelima Serie A musim lalu. Hasil tersebut membuat mereka gagal mendapatkan tiket Liga Champions.

Amorim diyakini melihat kedua pemain Sporting itu sebagai sosok yang mampu membantu Milan kembali bersaing di papan atas.

Hubungan Amorim dengan keduanya memang cukup dekat. Saat masih menangani Sporting, ia sukses membawa klub tersebut meraih gelar liga pada musim 2023/24 sebelum kemudian menerima tawaran melatih Manchester United.

Nilai Transfer Bisa Tembus Rp1,88 Triliun

Kapten Sporting, Morten Hjulmand, dikabarkan memiliki kesepakatan untuk meninggalkan klub pada musim panas ini.

Meski klausul pelepasannya mencapai sekitar Rp1,52 triliun, gelandang timnas Denmark itu disebut bisa ditebus dengan nilai sekitar Rp773 miliar.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Sementara itu, Francisco Trincao tersedia melalui klausul pelepasan yang bernilai sekitar Rp1,13 triliun. Penyerang yang pernah bergabung dari Barcelona tersebut telah mencetak 47 gol sejak memperkuat Sporting.

Jika kedua transfer itu terwujud, total dana yang harus dikeluarkan Milan mencapai sekitar Rp1,88 triliun.

Namun Milan tidak sendirian dalam perburuan tersebut. Hjulmand sempat dikaitkan dengan Manchester United, sedangkan Trincao pernah masuk radar Manchester City.

Misi Bangkit Setelah Gagal di Old Trafford

Kedatangan Amorim ke Milan menjadi kesempatan baginya untuk membuka lembaran baru setelah periode sulit bersama Manchester United.

Ia dipecat pada Januari lalu setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United. Masa jabatannya di Old Trafford berakhir dengan rasio kemenangan 38,1 persen.

United kemudian menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih interim sebelum akhirnya memberinya kontrak permanen setelah berhasil membawa tim finis di posisi ketiga Premier League dan kembali lolos ke Liga Champions.

Kini Amorim menghadapi tantangan berbeda di San Siro.

“Ada ambisi yang selalu saya bawa sepanjang karier saya, dan melatih AC Milan selalu menjadi salah satunya,” kata Amorim setelah pengumumannya sebagai pelatih baru Milan.

“Saya tahu betul arti klub ini, sejarahnya, prestisenya, dan basis penggemarnya yang luar biasa di seluruh dunia. Ini adalah tantangan yang saya sambut dengan bangga dan antusias.”

“Saya tidak sabar untuk memulai dan merasakan setiap hari gairah yang menggerakkan AC Milan.”

Menariknya, Amorim akan menghadapi mantan klubnya dalam laga pramusim ketika AC Milan bertemu Manchester United pada 15 Agustus mendatang. Jika dikonversi ke WIB, pertandingan tersebut berlangsung pada 16 Agustus WIB.

Opini Gilabola.com

Keputusan Amorim memburu Trincao dan Hjulmand menunjukkan bahwa ia tidak ingin memulai proyek baru di Milan dari nol.

Kedua pemain itu sudah memahami tuntutan taktik yang ia inginkan sehingga proses adaptasi berpotensi berjalan lebih cepat.

Meski demikian, Milan tetap harus berhati-hati.

Membelanjakan dana hampir Rp1,9 triliun untuk dua pemain yang identik dengan sistem Amorim memang terlihat wajar, tetapi tekanan di Serie A dan ekspektasi publik Milan jauh berbeda dibanding saat mereka bermain di Sporting.

Transfer ini bisa menjadi fondasi kebangkitan Milan, atau justru menjadi ujian pertama bagi Amorim setelah kegagalannya di Manchester United.

Exit mobile version