Bek Target United dan City Jadi Biang Kerok! Ini Rapor Pemain Inter vs Verona

Inter Milan vs Verona

Gilabola.com – Inter Milan gagal beranjak dari posisi mereka di urutan keempat klasemen usai harus puas bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Verona, Jumat (10/7) WIB.

Bahkan tim tamu sempat dikejutkan oleh gol cepat Darko Lazovic untuk membuat pasukan Antonio COnte tertinggal 1-0 di waktu jeda.

Beruntung mereka kemudian mengawali babak kedua dengan baik, saat Antonio Candreva menyamakan kedudukan lewat bola rebound Romelu Lukaku, sebelum berbalik unggul lewat gol bunuh diri Federico Dimarco.

Namun keunggulan yang sudah berada di depan mata sirna hanya empat menit jelang laga bubar ketika tembakan Miguel Veloso dari dalam kotak penalti menghujam gawang Samir Handanovic sekali lagi.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Dan berikut rapor pemain Inter Milan dalam laga imbang mereka melawan Verona menurut Gilabola.

Samir Handanovic – (5/10) – Hanya dua tembakan tepat sasaran yang mengarah ke gawangnya dan kedua-duanya berbuah gol!

Milan Skriniar – (5/10) – Sangat mudah dilewat Lazovic untuk membuka skor, dan gagal menutup ruang tembak Veloso untuk menyamakan kedudukan. City dan United harus berpikir ulang untuk merekrutnya.

Stefan de Vrij – (6/10) – Gagal menutup pergerakan Amir Rrahmani untuk bergerak di daerah pertahanan sebelum mengirim assist untuk gol Veloso.

Diego Godin – (7/10) – Satu-satunya bek yang berkinerja baik, memenangi lima duel area dan membuat pertahanan sebelah kiri sulit ditembus pemain tuan rumah. Godin juga yang mengumpan ke Lukaku untuk menghasilkan bola rebound.

Antonio Candreva – (7/10) – Berdiri di posisi yang pas untuk memanfaatkan bola rebound Lukaku dan mencetak gol penyeimbang. Sangat mengancam tuan rumah dari sisi kanan dan melepaskan total hingga 4 tembakan sepanjang laga.

Ashley Young – (6/10) – Tidak seagresif Candreva di sisi berseberangan, kurang konstributif dalam menyerang meski masih menghasilkan tiga umpan kunci.

Roberto Gagliardini – (7/10) – Membuktikan masih merupakan gelandang sentral terbaik Inter di tengah deraan kritik sebelumnya. Dominan di lini tengah, mengirim dua umpan kunci, dan sangat baik bergantian dengan Brozovic mengkaver pertahanan tim.

Marcelo Brozovic – (6/10) – Lebih banyak terlibat dalam permainan ketimbang Gagliardini, hanya kurang konstributif saat menyerang.

Borja Valero – (6/10) – Menjadi kreator gol pertama Inter. Namun selebihnya kurang kreatif di sepertiga akhir lapangan.

Romelu Lukaku – (6/10) – Melakukan pergerakan bagus untuk mendapatkan ruang tembak di kotak penalti di tengah kawalan. Tembakannya membentur mistar tapi bola rebound berhasil dimanfatkan Candreva.

Alexis Sanchez – (7/10) – Bekerja keras untuk membuktikan dia layak dipermanenkan Inter. Menjadi ancaman konstan bagi tuan rumah, tapi masih menunggu sentuhan terbaik dan ketajaman di lini depan.

Mattias Vecino – (5/10) – Masuk menggantikan Brozovic, tapi justru membikin pertahanan Inter lebih rawan diserang.

Lautaro Martinez (6/10) – Menawarkan energi tambahan dalam serangan. Melakukan dua dribel sukses dan satu tembakan tepat sasaran.

Christian Eriksen (5/10) – Baru masuk menit ke-88, tapi tak cukup waktu membuat keajaiban.