Bintang Serie A Jagoan Dribel Ini Beri Kode Transfer ke Liverpool & Real Madrid

Gilabola.com – Berbicara tentang masa depannya setelah kekalahan 2-1 Udinese melawan Sampdoria, target transfer Liverpool dan Real Madrid Rodrigo De Paul mengatakan dia ‘tidak menetapkan batasan’ untuk dirinya sendiri di tengah minat dari dua tim elit Eropa tersebut.

Rodrigo de Paul memberi Udinese keunggulan melawan Sampdoria di awal paruh kedua di Luigi Ferraris, sayang tim tamu gagal mempertahankan keunggulan saat tuan rumah berhasil comeback berkat gol dari Antonio Candreva dan Ernesto Torregrossa.

Gelandang internasional Argentina telah menjadi bintang yang menonjol di Serie A musim ini, menjadi pemain dengan jumlah umpan kunci terbanyak ketiga (2,6 per laga) dan jagoan dribel kedua (3,4 per laga), hanya kalah dari bintang Atalanta Josep Ilicic.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Menurut laporan di Italia, Liverpool telah mengincar Rodrigo de Paul saat Jurgen Klopp ingin meningkatkan daya kreativitas di lini tengah timnya sementara Real Madrid juga dikaitkan dengan jasanya. Udinese dikabarkan akan siap mendengarkan tawaran masuk jika bernilai setidaknya 684 Milyar rupiah.

Kini gelandang berusia 26 tahun yang telah mencetak 4 gol bagi Udinese di Serie A musim ini tersebut memberikan kode atas masa depannya, mengisyaratkan bahwa dia siap bermain untuk tim besar Eropa di masa mendatang jika ada kesempatan datang.

“Saya tidak menetapkan batasan untuk diri saya sendiri,” kata De Paul kepada Sky Sport ketika ditanya tentang kemungkinan pindah ke Real Madrid dan Liverpool. “Begitu Anda bergabung dengan tim nasional seperti Argentina, Anda merasa berarti Anda sudah siap bermain dengan tim manapun. Saya berharap saya akan memiliki karier yang hebat dan saya bekerja untuk mencapainya. ”

Sayangnya performa impresif Rodrigo de Paul masih belum banyak membantu Udinese dari ancaman degradasi dengan mereka hanya tiga poin dari zona merah. Kendati begitu, kapten tim yang lemah dalam duel udara itu tak ingin menyalahkan siapapun termasuk pelatih timnya Luca Gotti.

“Ini bukan salahnya atau kesalahan klub. Sebagai kapten tim, saya merasa saya yang pertama bertanggung jawab untuk ini. Kami menempatkan diri kami dalam situasi ini dan sekarang kami harus keluar darinya,” tegasnya. “Kami memiliki tim yang hebat, kami bisa bermain setara dengan siapa pun, tetapi hasil di atas lapangan harus berbicara sekarang. Jika kami bermain seperti ini melawan Atalanta, kami akan sangat menderita.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO