Bintang Serie A Ungkap Betapa Baiknya Kehangatan Hati Seorang Cristiano Ronaldo

Gilabola.com – Beda Robin Gosens, beda pula kesaksian Emmanuel Gyasi. Jika bek Atalanta mengaku punya kenangan yang memalukan dan tak mengenakkan tentang Cristiano Ronaldo, penyerang Spezia justru mengenang sikap penyerang Juventus yang menghangatkan hati.

Penyerang Spezia dan Ghana Emmanuel Gyasi mengenang insiden menarik dengan superstar Juventus Cristiano Ronaldo, menyebutnya sebagai orang hebat dan pemain hebat yang dianggapnya sebagai idola.

Selama interaksi dengan Joy Sport, pemain berusia 27 tahun itu membuka cerita tentang bermain melawan Cristiano Ronaldo di Serie A, mengatakan bahwa dia menganggap penyerang berusia 36 tahun itu sebagai idolanya dan dia merasa terkejut bagaimana megabintang Portugal itu bahkan mengingat dirinya meski telah lama tak bertemu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dia mulai bercerita, “Bagi saya, dia adalah seorang idola, dan ini juga adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Dia adalah idola saya, dan saya bermimpi bermain di lapangan yang sama dengannya suatu hari nanti. Saya tidak pernah berpikir hal itu terjadi secepat ini. Saya ingat di pertandingan pertama, saya mendatanginya dan berbicara dengannya, tetapi sayangnya dia tidak bisa memberi saya jersey. Di laga kedua sebelum kami memulai pertandingan, dia mendatangi saya dan bertanya ‘Gyasi, apa kabar?’ Saya kaget, dia ingat saya!”

Emmanuel Gyasi melanjutkan, “Saya terkejut Cristiano Ronaldo mengingat saya karena sudah lama sekali. Pertandingan kandang dan tandang (antara Spezia vs Juventus) memiliki jarak waktu yang lama, jadi mungkin dia bisa saja lupa bahwa dia menjanjikan saya sebuah jersey.”

Juventus dan Spezia sudah bertemu dua kali musim ini. Dalam pertemuan pertama, Cristiano Ronaldo mencetak dua gol untuk membantu Bianconeri menang 4-1. Pertandingan kedua menjadi pertandingan yang lebih ketat, dengan juara bertahan Serie A membutuhkan tiga gol di babak kedua untuk menang.

“Ketika dia datang dan dia memeluk saya dan bertanya bagaimana keadaan saya, saya sangat bahagia. Sangat sangat bahagia. Selama pertandingan dia gugup karena di babak pertama, kami bermain sangat baik dan skor masih imbang 0-0. Tembakannya membentur mistar gawang, dan saya melihatnya berlari ke terowongan setelah babak pertama, jadi saya pikir saya tidak akan mendapatkan jersey itu. Tapi saya kemudian melihatnya menunggu saya di ruang ganti, dan saya terkejut. Setelah pertandingan, kami bertemu di ruang ganti dan mengobrol. Dia pemain yang sangat hebat dan orang yang hebat.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO