Bisa Rusak Suasana Ruang Ganti, Juventus Disarankan Tidak Rekrut Striker PSG Ini

Mantan gelandang Juventus Massimo Mauro tidak berpikir bahwa Bianconeri mendatangkan penyerang Paris Saint-Germain Mauro Icardi, yakin bahwa pasukan Massimiliano Allegri tidak membutuhkan pemain yang bisa merusak suasana ruang ganti tersebut.

Belakangan ini Juventus sekali lagi telah dikaitkan dengan kuat untuk mendatangkan Mauro Icardi, target lawas mereka selama bertahun-tahun bahkan sejak dia masih berseragam jersey rival Serie A, Inter Milan.

Tampaknya manajer Massimiliano Allegri sangat mengagumi pemain internasional Argentina tersebut dan ingin akhirnya bisa membawanya ke Turin, saat dia harus mencari striker baru ketika masa pinjaman Alvaro Morata dari Atletico Madrid akan berakhir di akhir musim ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kabarnya Paris Saint-Germain juga sekarang terbuka pada penjualan Mauri Icardi, terlepas bahwa mereka juga akan kehilangan Kylian Mbappe ke Real Madrid di akhir musim ini, dengan raksasa Ligue 1 itu membandrol pemain berusia 28 tahun itu senilai Rp 487 Milyar, sedikit lebih murah daripada mempermanenkan Alvaro Morata senilai Rp 568 Milyar.

Namun, saat berbicara dalam sebuah wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, mantan gelandang Bianconeri Massimimo Mauro yakin bahwa Juventus seharusnya tidak merekrut penyerang internasional Argentina itu di jendela transfer bulan ini karena dia berpotensi mengganggu stabilits ruang ganti.

Massimo Mauro menyoroti bagaimana lingkungan di sekitar Mauro Icardi yang sangat tidak kondusif dan bisa membuatnya menjadi masalah di ruang ganti tim manapun, sementara istri dan agennya Wanda Nara juga merupakan sosok yang merepotkan, sehingga ini bisa mengganggu stabilitas di ruang ganti Juventus.

Selain itu, mantan gelandang Bianconeri itu juga tidak yakin bahwa mantan striker Argentina itu memiliki kualitas yang dibutuhkan tim Massimiliano Allegri saat ini, selain juga menilai bahwa Mauro Icardi memiliki karakter permainan yang berbeda dengan sepak bola yang dimainkan Juventus sehingga kerjasama keduanya tidak akan menghasilkan sesuatu yang diharapkan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO