Bologna Kaget Pelatih Datang Meski Sakit Parah

Bologna Kaget Pelatih Datang Meski Sakit Parah

Gilabola.com – Bologna kaget melihat pelatih mereka datang meski sakit parah. Laga klub Liga Italia itu dihadiri sang manajer yang sakit Leukemia.

Pelatih Bologna, Sinisa Mihajlovic, dilaporkan Daily Mail memaksakan diri meninggalkan rumah sakit di mana dia dirawat karena leukemia pada hari minggu untuk memimpin timnya membuka pertandingan Serie A mereka. Karuan tim dan segenap staf mereka kaget melihat sang manajer datang untuk laga melawan Verona tersebut.

Klub mengumumkan sebelum peluit babak pertama dihirup wasit bahwa pria 50 tahun, yang mengatakan pada 13 Juli bahwa ia tengah sakit parah itu berjanji untuk memenangkan pertempuran, akan ‘ meninggalkan rumah sakit untuk memimpin tim di Verona. Ia tak ingin meninggalkan skuad polesannya berjuang tanpa kehadiran sang manajer.

Mihajlovic, adalah salah satu pemain top pada masa ia masih menjadi pesepakbola, mulai melatih klub Serie A itu di pertengahan jalan melalui musim terakhir dengan tim terjebak di zona degradasi. Bertangan dingin, ia berhasil melakukan transformasi yang luar biasa saat ia memimpin mereka terus naik hingga bisa finish tangga ke-10 klasemen.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sebagai juara Piala Eropa dengan Red Star Belgrade pada 1991 dan pemenang Piala Winners dengan Lazio pada 1999, ia juga memenangi 2 gelar Serie A dan 4 Piala Italia bersama Lazio dan Inter Milan. Sebagai pelatih, ia memimpin beberapa tim Italia termasuk Sampdoria, AC Milan, Fiorentina dan Torino, serta tim nasional Serbia antara 2012 dan 2013.

Bologna terharu campur kagum melihat kegigihan Sinisa

Meski terpapar Leukemia yang kian menggerogoti kesehatannya, namun sang pelatih menolak menyerah. Ia ingin terus menemani timnya bertarung, meski di laga kali ini hanya bisa meraih hasil 1-1 saja.

“Beliau tadinya sempat ngobrol dengan kami melalui panggilan video dan tidak mengaku lagi sakit parah. Hanya bilang kalau beliau ingin melihat kami berlaga, tapi kami tidak menyangka jika beliau benar-benar datang sebelum pertandingan,” ujar Riccardo Orsolini melalui Sky Sport Italia.

“Beliau kami perhatikan jadi lebih kurus daripada sebelumnya. Meski tidak bugar lagi, tapi semangat dan perjuangannya tidak berkurang sama sekali,” pungkasnya dengan terharu melihat kegigihan sang manajer.