Buffon Tuntut Konsistensi, Agar Layak Disebut Juventus Khas Andrea Pirlo

Gilabola.com – Gianluigi Buffon memperingatkan rekan-rekannya di Juventus bahwa mereka belum bisa mengklaim diri sebagai tim Juventus khas Andrea Pirlo sampai mengumpulkan tujuh atau delapan penampilan seperti yang mereka tunjukkan dalam kemenangan 0-4 di Parma, tadi malam.

Penjaga gawang yang akan berusia 43 tahun bulan depan, tetap tidak kebobolan berkat beberapa penyelamatan fantastis dalam kemenangan 0-4 di Parma pada Minggu dinihari (20/12), membawa Juventus menyamai poin Inter dan satu angka di belakang pemuncak klasemen AC Milan usai memainkan satu laga lebih banyak.

Performa Bianconeri belum konsisten musim ini, imbang enam kali dari 13 pertandingan, angka imbang terbanyak di Liga Italia bersama lawan mereka malam ini. Itu termasuk laga imbang yang mengecewakan melawan Lazio dan Atalanta yang seharusnya bisa mereka menangkan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kini Buffon minta rekan-rekannya melanjutkan performa impresif mereka seperti kemenangan di Parma ini, meminta Juventus mempertahankan performa mereka secara konsisten dalam enam, tujuh, hingga delapan pertandingan beruntun.

“Ini adalah pertandingan yang harus kami kendalikan dengan cara apa pun, karena sebelum pertandingan besar tiba, kami harus mendapatkan sesedikit mungkin penyesalan,” kata kiper Italia itu kepada DAZN. “Saya tidak berpikir penampilan kami sepenuhnya tercermin dalam hasil, misalnya saat melawan Lazio, karena kami pantas memenangkannya taipi kebobolan di detik terakhir.”

“Ketika Anda mulai mengumpulkan enam, tujuh, delapan pertandingan berturut-turut, ketika Anda menang dan bermain bagus seperti yang kami lakukan hari ini, maka kami dapat mengatakan bahwa kami adalah Juventus-nya Andrea Pirlo. Kami masih mengalami pasang surut, tetapi memiliki progres yang cukup mengesankan.”

Sementara itu, gol-gol kemenangan Juventus di Ennio Tardini dicetak oleh Dejan Kulusevski, dwigol Cristiano Ronaldo, dan gol penutup Alvaro Morata, dengan pasukan Andrea Pirlo menguasai 62 persen penguasaan bola atas tuan rumah, melancarkan delapan tembakan lebih banyak.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO