Butuh Duit 1,7 Trilyun, Inter Milan Siap Jual Pemain Lagi Usai Penjualan Achraf Hakimi

Gilabola.com – Inter dilaporkan menargetkan penjualan pemain yang mencapai Rp 1,7 Trilyun untuk membantu mengatasi krisis finansial mereka dan penjualan Achraf Hakimi ke Paris Saint-Germain akan diikuti oleh beberapa pemain lain.

Memang usai menjuarai Serie A musim 2020/2021, Inter Milan kemudian dikabarkan tengah berada di ambang bangkrut, yang memaksa mereka harus mencari pemasukan dari penjualan pemain senilai Rp 1,7 Trilyun dan mengurangi beban biaya tenaga kerja sebesar 15 persen.

Achraf Hakimi telah menjadi pemain pertama yang dikorbankan di musim panas ini, dengan dia disebut akan menjalani tes medis dengan Paris Saint-Germain hari ini WIB untuk segera menyelesaikan kepindahannya senilai Rp 1,17 Trilyun, plus bonus Rp 86 Milyar.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Artinya Inter Milan masih membutuhkan setidaknya setengah Trilyun lagi dari pemasukan bisnis jual pemain mereka dan para pemain seperti Joao Mario, Radja Nainggolan, Valentino Lazaro, dan Dalbert Henrique bisa menjadi korban penjualan berikutnya.

Joao Mario, yang merupakan rekrutan pertama Sunning di Inter Milan, dikaitkan dengan kepindahan ke Benfica senilai 129 Milyar, meski Sporting CP memiliki klausul anti-saingan yang memungkinkan mereka untuk menandingi tawaran apapun bagi mantan pemain mereka.

Radja Nainggolan juga dikaitkan dengan kepindahan permanen dari La Baneamata dan dia dikabarkan akan direlakan pergi dengan bebas transfer demi klub bisa mengurangi gaji besarnya di Giuseppe Meazza, karena dia memiliki tagihan upah mencapai Rp 77,5 Milyar per tahun.

Dalbert Henrique diminati CSKA Moscow dan Inter Milan membandrolnya senilai Rp 121 Milyar, sementara Valentino Lazaro bisa kembali ke Bundesliga Jerman, saat ia kembali dari masa pinjaman di Borussia Mönchengladbach.

Andrea Pinamonti adalah pemain lain yang bisa meninggalkan juara Serie A musim panas ini, tetapi gajinya yang senilai Rp 38 Milyar per tahun membuat tim Serie A lainnya enggan untuk mendapatkan tanda tangannya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO