Carlo Ancelotti: Napoli Bikin AS Roma Bermain Buruk

Liga Italia, Carlo Ancelotti, Napoli

Carlo Ancelotti sangat senang dengan penampilan Napoli. Partenopei terus menekan selama 90 menit dan memaksa AS Roma untuk bermain dengan cara yang tidak mereka nikmati.

Meskipun butuh gol dari Dries Mertens untuk merebut satu poin, Napoli mendominasi penguasaan bola dan memiliki banyak peluang.

Dengan hasil imbang 1-1 ini berarti selisih poin antara Napoli dan pemimpin klasemen Serie A Juventus menjadi enam poin dan Inter Milan bisa menyingkirkan mereka dari tempat kedua dengan kemenangan di kandang Lazio pada Selasa (30/10) dini hari WIB.

“Semua orang menonton pertandingan ini. Kami bermain sangat baik dan saya sangat senang dengan pendekatan yang dilakukan tim. Meskipun kesulitan setelah lebih dulu kebobolan, kami terus menekan selama 90 menit,” kata pelatih Napoli, Carlo Ancelotti kepada Sky Sport Italia.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Kami memaksa Roma untuk bermain dengan cara yang tidak mereka sukai, karena kami terus menahan mereka jauh di belakang. Memang benar kami dipaksa untuk menurunkan pemain sayap lebih jauh daripada yang kami inginkan.”

Komentar Ancelotti Soal Keluhan Dries Mertens

Mertens turun dari bangku cadangan untuk mencetak gol penyama kedudukan dan berkomentar bahwa dia ingin terus bermain sebagai starter.

“Dia (Mertens) tidak mengatakan dia senang berada di bangku cadangan. Jika ada yang bilang itu, saya akan menyingkirkan mereka dari skuad dan menanyakan apa yang salah!” ujar Ancelotti sambil tersenyum.

“Arkadiusz Milik adalah tipe striker yang berbeda dengan Mertens, tetapi keputusan itu juga dibuat berdasarkan energi yang kami gunakan di pertengahan pekan di Paris (melawan PSG).”

“Kami menghabiskan sebagian besar pertandingan di area penalti Roma. Kami mungkin tidak terlalu tepat, tetapi ini adalah detail. Ini adalah tim yang sangat produktif. Kami menciptakan banyak peluang mencetak gol dan hari ini Roma bertahan dengan baik.”

“Fabian Ruiz sangat konsisten, dia menusuk ke dalam kotak penalti dan menciptakan peluang. Dia lebih terbiasa bermain di sayap kanan, tetapi dia beradaptasi dengan baik dan memiliki potensi besar.”

“Kami tentu saja tidak meremehkannya. Begitu juga (Real) Betis, mengingat berapa banyak uang yang harus kami bayarkan kepada mereka untuk merekrutnya.”