Ciro Immobile Selamatkan Harkat dan Martabat Pemain Italia di Serie A

Ciro Immobile Selamatkan Harkat dan Martabat Pemain Italia di Serie A

Gila Bola – Dengan memastikan diri menjadi Capocannoniere musim 2019/2020, Ciro Immobile sudah menyelamatkan harkat dan martabat pemain Italia di Serie A yang selama bertahun-tahun diinjak-injak pemain asing.

Ciro Immobile mengukuhkan diri bukan saja sebagai Capocannoniere (top skor Liga Italia) tapi juga merebut Sepatu Emas Eropa setelah mencetak satu gol dalam kekalahan 3-1 di tangan Napoli pada matchday terakhir Serie A pada Minggu (2/8) dinihari. Immobile menjebol gawang Partenopei pada menit 22 dan menambah koleksi golnya menjadi 36 gol, menyamai rekor gol terbanyak semusim yang dicatatkan Gonzalo Higuain pada tahun 2016 saat berseragam Napoli.

Immobile pernah memenangkan gelar top skor Liga Italia dua kali sebelum ini, masing-masing pada musim 2013/2014 saat mengenakan jersey Torino dan satu kali lagi saat pemenang bersama bareng Mauro Icardi dari Inter pada musim 2017/2018. Yang terakhir ini ia sudah berseragam Lazio.

Apa yang lebih penting lagi dari gelar Capocannoniere itu adalah mengukuhkan pemain Italia menjadi tuan rumah di kompetisi negeri sendiri setelah beberapa pemain asing menginjak-injak harga diri pemain pribumi. Dari 10 musim terakhir Serie A, ada enam kali pemain asing mengambil alih gelar Capocannoniere itu, entah sendiri sebagai pemenang tunggal atau bersama-sama. Keenam pemain asing yang pernah menjadi top skor Serie A adalah sebagai berikut:

  • 28 gol, Zlatan Ibrahimovic, Swedia, AC Milan, 2012
  • 29 gol, Edinson Cavani, Uruguay, Napoli, 2013
  • 22 gol, Mauro Icardi, Argentina, Inter, 2015
  • 36 gol, Gonzalo Higuain, Argentina, Napoli, 2016
  • 29 gol, Edin Dzeko, Bosnia-Herzegovina, Roma, 2017
  • 29 gol, Mauro Icardi, Argentina, Inter, 2018
Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Immobile hampir saja kalah lagi dari pemain asing, Cristiano Ronaldo dari Portugal, setelah kedua pemain berbagi jumlah gol yang sama sampai beberapa pekan terakhir Liga Italia. Beruntung bahwa sementara sang bintang Portugal gagal mencetak gol pada momen-momen penting musim ini, sang striker Italia berusia 30 tahun itu terus subur, dengan bantuan rekan-rekan satu timnya di Lazio.