Site icon Gilabola.com

Como Permalukan Bianconeri di Turin! Gol Kilat dan Serangan Balik Bikin Tuan Rumah Terkapar

Juventus vs Como - Liga Italia

Hasil Juventus vs Como 1907 di pekan ke-26 Serie A 2025/2026 menghadirkan kejutan yang sulit dipercaya publik Turin. Bermain di kandang sendiri, Si Nyonya Tua justru dibuat tak berkutik oleh Como yang tampil efektif dan disiplin sejak menit awal.

Sejak peluit pertama dibunyikan wasit Daniele Doveri, laga sudah memperlihatkan ketegangan. Juventus berusaha mengambil inisiatif, namun Como datang dengan rencana yang jelas: menunggu momen yang tepat untuk menghukum tuan rumah.

Gol Cepat yang Mengubah Arah Laga

Pertandingan baru berjalan 11 menit ketika Como langsung membuat stadion terdiam. Serangan pertama mereka berbuah gol. Mergim Vojvoda melepaskan tembakan kaki kiri dari sisi kanan kotak penalti setelah menerima umpan Tasos Douvikas. Bola meluncur masuk dan membuat Juventus berada dalam tekanan sejak awal.

Juventus mencoba merespons. Kenan Yildiz sempat menguji kiper lewat sepakan jarak menengah di menit kelima, disusul peluang Lois Openda pada menit ke-20 dan ke-22. Namun setiap percobaan selalu berakhir di tangan penjaga gawang atau melebar dari sasaran.

Hingga menit ke-30, penguasaan bola Juventus mencapai 52,9 persen berbanding 47,1 persen milik Como. Namun dominasi itu tidak diiringi ketajaman. Serangan demi serangan kandas sebelum benar-benar mengancam.

Como sendiri tidak sepenuhnya bertahan. Máximo Perrone dan Alex Valle sempat mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, meski bola belum menemui sasaran. Babak pertama akhirnya ditutup dengan keunggulan Como 1–0.

Upaya Bangkit yang Berujung Frustrasi

Memasuki babak kedua, Juventus melakukan perubahan dengan memasukkan Francisco Conceição menggantikan Fabio Miretti. Tuan rumah mencoba bermain lebih agresif.

Peluang datang dari Conceição di menit ke-48, tetapi bola masih bisa diamankan kiper. Como tak tinggal diam. Tasos Douvikas dan Lucas da Cunha beberapa kali mengancam, memaksa lini belakang Juventus bekerja ekstra.

Petaka bagi Juventus datang pada menit ke-61. Serangan balik cepat Como dimulai dari Lucas da Cunha yang kemudian memberikan ruang kepada Maxence Caqueret. Dari tengah kotak penalti, Caqueret melepaskan tembakan kaki kanan tanpa bisa dihentikan kiper. Skor berubah menjadi 2–0.

Gol kedua ini membuat Juventus semakin tertekan. Teun Koopmeiners hampir memperkecil ketertinggalan lewat sundulan hasil sepak pojok Kenan Yildiz pada menit ke-66, namun bola hanya membentur tiang kiri gawang.

Khephren Thuram juga mencoba lewat tembakan jarak menengah, tetapi arahnya melebar. Upaya Jeremie Boga di menit ke-79 bahkan berhasil diblok pertahanan Como.

Jonathan David sempat mendapatkan peluang emas melalui sundulan hasil tendangan bebas Francisco Conceição pada menit ke-84. Namun bola hanya melewati sisi kiri gawang.

Pergantian Pemain dan Laga yang Mengendur

Seiring waktu berjalan, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian untuk menjaga intensitas. Juventus memasukkan Jeremie Boga dan Jonathan David pada menit ke-74, lalu Vasilije Adzic dan Filip Kostic di menit ke-83.

Como juga merotasi pemainnya, termasuk memasukkan Ignace Van der Brempt dan Diego Carlos, sebelum akhirnya Álvaro Morata dan Alberto Moreno masuk pada menit ke-87 untuk menjaga keunggulan.

Meski Juventus terus memegang bola dan menciptakan lebih banyak percobaan, efektivitas tetap menjadi pembeda. Como bermain lebih tenang, menjaga ritme, dan meminimalkan kesalahan hingga laga berakhir.

Susunan Pemain

Juventus memulai pertandingan dengan Michele Di Gregorio; Federico Gatti, Lloyd Kelly, Teun Koopmeiners; Weston McKennie, Khephren Thuram, Manuel Locatelli, Andrea Cambiaso; Fabio Miretti, Kenan Yildiz; Lois Openda.

Como tampil dengan Jean Butez; Alex Valle, Marc Kempf, Jacobo Ramón, Ivan Smolcic; Lucas da Cunha, Máximo Perrone; Martin Baturina, Maxence Caqueret, Mergim Vojvoda; Anastasios Douvikas.

Hasil ini memperpanjang tren kurang meyakinkan Juventus yang sebelumnya sudah melewati beberapa pertandingan tanpa kemenangan. Sebaliknya, Como menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap. Dengan permainan efektif dan disiplin, mereka berhasil mencuri kemenangan penting di Turin — sebuah hasil yang bisa berdampak besar dalam perjalanan musim ini.

Exit mobile version