Cristiano Ronaldo Tak Mau Mantan Pelatih Kembali ke Juventus

Cristiano Ronaldo Tak Mau Mantan Pelatih Kembali ke Juventus

Gilabola.com – Cristiano Ronaldo tidak ingin mantan pelatih Antonio Conte kembali menempati bangku pelatih di Juventus pada musim mendatang.

Juventus baru-baru ini mengumumkan bahwa Massimiliano Allegri akan pergi pada akhir musim 2018/19 seiring mereka mencari pelatih baru.

Pernyataan dari Juventus berbunyi: “Massimiliano Allegri tidak akan berada di bangku pelatih Juventus untuk musim 2019/20. Pelatih dan presiden, Andrea Agnelli, akan bertemu bertemu di konferensi pers besok – Sabtu 18 Mei, jam 2 siang di ruang konferensi pers Stadion Allianz.”

Sejak kedatangannya di Turin, Allegri memainkan peran utama dalam kesuksesan Si Nyonya Tua pada kompetisi domestik. Mereka memenangkan lima trofi Serie A, empat gelar Coppa Italia, dan dua gelar Supercoppa Italiana di bawah bimbingan pelatih asal Italia tersebut.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Satu-satunya kegagalan Allegri adalah di kompetisi Eropa, meski mencapai final Liga Champions dua kali selama masa jabatannya. Di sisi lain, Antonio Conte saat ini sedang menganggur setelah ia dipecat oleh Chelsea musim lalu.

Cristiano Ronaldo punya pengaruh di Juventus

Conte membantu Bianconeri meraih tiga gelar Serie A berturut-turut dari 2011 hingga 2014 dan menikmati kesuksesan bersama Timnas Italia dan Chelsea.

Meskipun hanya menghabiskan satu musim di Juventus, Cristiano Ronaldo sudah memiliki dampak dan pengaruh besar pada tim. Superstar asal Portugal itu tampaknya tidak senang jika Conte melatih Juventus di musim depan.

Menurut sebuah laporan, Ronaldo membuat isyarat negatif ketika dia ditanya tentang Conte sebagai pelatih potensial di musim mendatang. Pemenang lima kali Ballon d’Or juga menyarankan dua mantan pelatihnya, Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti, tetapi tidak mungkin kedua pelatih ini akan menangani Juve di musim mendatang.

Sejarah Jose Mourinho dengan Inter dan kontrak Ancelotti saat ini dengan Napoli akan menjadi hambatan besar, itulah sebabnya petinggi Juventus mencari opsi lain.