Dani Osvaldo Yang Dulu Bandel Kini Pilih Musik Daripada Sepak Bola

Dani Osvaldo Yang Dulu Bandel Kini Pilih Musik Daripada Sepak Bola

Dani Osvaldo yang dulu dikenal sering bertikai dengan pelatih tim dan gemar menyikut lawannya, kini pilih bermain musik.

Dani Osvaldo mengaku hidupnya kini lebih tenang setelah berkarir sebagai musisi dibanding sebagai seorang pesepak bola. Salah satu alasannya karena lebih sedikit mendapatkan uang.

Eks striker ini pernah merumput di  berbagai tim terkenal asal Italia, Spanyol, Inggris, Portugal dan Argentina seperti Atalanta, Fiorentina, Juventus, AS Roma, RCD Espanyol, Southampton, FC Porto, Inter Milan, Boca Juniors dan lainnya.

Ia kemudian memilih pensiun setelah bermain selama setengah musim bersama St Mary’s dan dipinjamkan ke La Vecchia Signora usai bertengkar dengan Jose Fonte di sesi latihan.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Osvaldo memutuskan gantung sepatu pada 2016 silam usai kembali ke Boca Juniors dan kini meniti karir sebagai musisi. Menurut pria 33 tahun ini, dirinya tidak menyesal meninggalkan dunia sepak bola walau banyak pihak merindukannya.

“Ada dua situasi di mana Anda memiliki masalah besar, yaitu ketika Anda tidak mempunyai uang dan ketika Anda memiliki terlalu banyak uang,” ucap Osvaldo seperti dikutip dari Corriere della Sera.

Dani Osvaldo didukung ibunya pilih dunia musik

“Lebih baik berada di tengah-tengah, dengan sedikit uang, Anda hidup lebih tenang dan damai. Akan sulit untuk terus berusaha melakukan sesuatu yang tidak saya inginkan lagi.”

“Saya tidak pernah miliki penyesalan. Jika segala sesuatunya berjalan (tidak sesuai keinginan), maka selalu ada alasan di baliknya. Anda bisa memperbaiki sebuah kesalahan tapi tidak dengan sebuah penyesalan.”

“Semua orang berkata saya gila. Bahkan ayah saya, seorang pensiunan musisi, terkadang berkata ke saya: ‘saya kangen lihat kamu main di atas lapangan’.”

“Perkataannya itu menghancurkan hati saya. Untungnya ibu saya selalu berkata ‘yang penting bahagia’. Dalam sebuah konser di Argentina, saya melihat banyak orang menyanyikan sesuatu yang mungkin saya tulis pada pukul 4 dini hari dan mereka bisa mengetahui lirik-lirik lagu tersebut. Itu benar-benar sebuah keajaiban. Saya tidak membutuhkan apa pun lagi. Itu lah rahasia saya,” tegas mantan pemain timnas Italia ini.