Davide Santon Menyeberang ke AS Roma

AS Roma kedatangan Davide Santon setelah mereka melepas Radja Nainggolan ke Giuseppe Meazza.
Berita Terkini - AS Roma kedatangan Davide Santon setelah mereka melepas Radja Nainggolan ke Giuseppe Meazza.

Berita Terbaru – Davide Santon tinggalkan Inter Milan dan menyeberang ke AS Roma di musim panas ini.

Bersama AS Roma, Davide Santon mengaku seakan ‘lahir kembali’ dan berambisi memperkuat lagi Timnas Italia.

Davide Santon – bek sayap berusia 27 tahun itu bergabung dengan AS Roma sebagai bagian dari kesepakatan yang membawa Radja Nainggolan ke Inter Milan. Santon pun secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Giallorossi, Jumat (13/7) ini.

“Ini motivasi untuk lahir kembali, penebusan. Saya datang ke sini untuk menunjukkan kepada semua orang, seberapa besar yang bisa saya lakukan. Saya bisa bermain di kedua sisi, saya tidak punya preferensi,” tandasnya.

“Yang harus saya lakukan adalah berlatih keras untuk kembali ke level yang saya miliki di masa lalu, biar nanti pelatih yang akan memutuskan. Saya bisa meyakinkan Anda, saya berada di sini untuk berikan yang terbaik, saya berharap untuk mengukir tempat yang penting,” tambah Santon.

BACA:  Direktur Olahraga AS Roma Ogah Gabung ke Barcelona

“Saya menganggap diri saya seorang pemain yang bisa bermain setiap pertandingan, bahkan setiap tiga hari, seperti yang lain,” ungkapnya.

“Saya telah melakukan operasi lutut walau kadang saya harus berhati-hati, tetapi itu tidak berarti melewatkan pertandingan. Mungkin jika ada sesi latihan ganda saya harus beristirahat di sore hari. Lutut saya baik-baik saja, saya merasa fit,” tegasnya.

Santon sebelumnya telah kantongi delapan caps bersama Timnas Italia, tapi ia belum tampil untuk negaranya sejak 2013 lalu. Tentu saja, ia bercita-cita kembali memperkuat Gli Azzurri.

BACA:  Cristiano Ronaldo Girang Gagal Tangkap Bola Tenis Laga Djokovic

“Tentu saja. (Roberto) Mancini pelatih yang hebat, dia layak berada di posisi dia berada sekarang, dan saya selalu berpikir hal yang paling penting adalah bermain dengan baik untuk klub,” ujar Santon.

“Tim nasional adalah hadiah untuk penampilan Anda di klub, jadi jika kinerja saya naik ke nol saya akan kembali ke tim nasional,” tandasnya.