De Ligt Bantah Ada Diet Khusus Dari Maurizio Sarri

De Ligt Bantah Ada Diet Khusus Dari Maurizio Sarri

Gilabola.com – De Ligt bantah ada diet khusus dari Maurizio Sarri untuk bintang klub Liga Italia Juventus tersebut. Ia malah mentertawakan rumor itu.

Matthijs de Ligt tertawa geli saat membahas rumor jika dirinya dapat diet khusus rendah karbohidrat dari pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Pemain Belanda itu telah memulai awal musim Serie A dengan perkembangan pelan tapi pasti sejak datang dari Ajax Amsterdam.

Pemain berusia 20 tahun itu sanggup bekerjasama dengan pemain sepuh Leonardo Bonucci setelah Giorgio Chiellini cedera lutut. Salah satu sorotan terhadap Matthijs adalah masalah berat badan dirinya.

“Rumor itu benar-benar cerita yang liar. Sebenarnya tidak terlalu membuat saya kaget juga sih. Terkadang saya pikir sudah mendapatkan pertandingan yang layak, namun tetap saja ada yang tidak beres (tetap ada kritik),” ujarnya kepada Goal.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Adalah penting untuk mengetahui apakah yang sudah saya lakukan itu bagus atau memburuk dan saya tahu caranya. Setiap pemain bola pasti perlu waktu adaptasilah. Juve sudah punya dua pemain bertahan luar biasa, Chiellini dan Bonucci.”

“Rencananya adalah, saya bergabung dengan tim secara perlahan. Luar biasa juga rasanya saya bisa dimainkan, tapi saya langsung terlempar jauh (dituntut bertanding dengan sebaik mungkin). Bagi saya hal itu adalah tantangan tersendiri.”

De Ligt sudah biasa mendapatkan kritik di Juventus

“Pelajaran paling penting sejauh ini di Juventus adalah, saya perlu rasa percaya diri. Pada awalnya, saya menyadari jika saya terlalu cemas berlebihan hindari kesalahan dan itu tidak boleh saya lakukan.”

“Saya tidak pernah bermain seperti itu dan di pekan-pekan awal saya terlalu fokus menghindari kesalahan. Setelah laga lawan Atletico Madrid di Liga Champions, saya menyatakan ingin berubah lebih percaya diri.”

“Semua kritik yang saya dapatkan setelah pertandingan adalah bagian dari pekerjaan. Sayangnya, semua kritik itu adalah bagian dari hidup para pemain bertahan. Saya hanya perlu menyeimbangkan antara baik dan benar saja.”

“Jelas saya lebih baik tidak memberikan tendangan penalti, tapi pada akhirnya kami menang (saat lawan Inter Milan). Itu saja yang penting saat ini,” pungkasnya.