De Ligt: Giorgio Chiellini Penterjemah Saya di Juventus

De Ligt: Giorgio Chiellini Penterjemah Saya di Juventus

Gilabola.com – Bek anyar Juventus, Matthijs De Ligt mengungkapkan Giorgio Chielini merupakan sebagai seorang translator dirinya baik di dalam dan luar lapangan Si Nyonya Tua. Ia pun merasa sangat terbantu sekali dengan kelebihan yang dimiliki seniornya itu.

Sebagaimana diketahui De Ligt baru di daratkan raksasa Italia tersebut pada awal musim 2019/2020. Dimana kehadirannya diharapkan bisa membantu lini pertahanan La Vecchia Signora menjadi kian tangguh. Pasalnya, musim ini mereka ingin sekali mengincar trofi Liga Champions.

Hasilnya, dengan adanya nama beken baik di lini serang seperti Cristiano Ronaldo dan pemain asal Belanda itu. Maka petinggi Juve sangat percaya bisa memenangkannya di musim ini. Tapi tampaknya hal tersebut sedikit terkendala lantaran mereka di leg pertama kalah tipis 1-0 atas tuan rumah Lyon.

Nah pemain berusia 20 tahun tersebut menilai dirinya sejauh ini bisa berkomunikasi di atas lapangan dengan ikuti arahan pelatih Maurizio Sarri lantaran adanya sosok Chiellini. Ia pun membeberkan hanya dua pemain yang bisa berbahasa Inggris di skuad Juve.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Saya disini harus belajar bahasa Italia, karena awalnya hanya saya dan Aaron Ramsey yang tidak berbahasa Italia. Kami berdua berbicara bahasa Inggris,”Kata Matthijs De Ligt kepada Zicco Sport.

“Jadi saya menghabiskan banyak waktu bersamanya [Ramsey].

“Giorgio Chielini juga berbicara bahasa Inggris dan dia banyak membantu saya. Awalnya sulit ketika kami duduk di sekililing meja dan semua orang [berkomunikasi] dengan bahasa Italia.

“Tapi saya mengambil pelajaran bersama pacar saya juga.”

Sementara itu, meski mendapatkan kritikan terkait poenampilannya yang belum konsisten. Namun De Ligt menegaskan ia sudah tampil baik dan dibutuhkan oleh pelatih Maurizo Sarri di Juventus.

“Banyak pasang mata tertuju pada anda dan orang orang mengharapkan banyak pada anda. Semuanya pun dibandingkan dengan waktu saya di Ajax,”Lanjutnya.

“Saya pikir saya telah melakukannya dengan baik di setipa laga sejak awal November dan saya senang bahwa klub percaya pada saya.

“Saya memang sempat di beberapa waktu harusĀ  berada di bangku cadangan dan membicarakannya dengan pelatih. Saya kemudian mempunyai masalah dengan bahu saya dan kemudian pangkal paha, sehingga saya tak bisa berlatih.

“Pelatih Maurizio Sarri memberi tahu saya: ‘ Tenang kami membutuhkan anda di musim ini dan anda tidak perlu terburu-buru’.”Tutup De Ligt.